Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Liestiadi resmi mengundurkan diri, Persipura cari pelatih asing
  • Kamis, 08 Juni 2017 — 17:31
  • 1595x views

Liestiadi resmi mengundurkan diri, Persipura cari pelatih asing

"Saya pikir pelatih asing akan kita cari untuk posisi itu. Dan siapapun yang kita rekrut nanti harus didukung juga, baik oleh tim, Persipura mania dan masyarakat pecinta Persipura," ujarnya.
Liestiadi LO (kiri) bersama pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert - Jubi/Jean Bisay
Andreas Weleurat
andreasweleurat@gmail.com
Editor : Jean Bisay

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi - Liestiadi LO, akhirnya mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Persipura Jayapura terhitung, Kamis (8/6/2017).

Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano mengakui mundurnya Liestiadi sebagai pelatih Mutiara Hitam terhitung hari ini.

"Tadi sore saya minta media officer untuk bicara dengan pelatih terkait evaluasi dan kondisi tim. Dalam pembicaraan tersebut media officer laporkan bahwa pak Liestiadi mengambil tanggungjawabnya dan mengundurkan diri sebagai pelatih Persipura Jayapura atas hasil kurang memuaskan di dua pertandingan terakhir," kata BTM.

"Saya sebagai ketua umum menyampaikan terima kasih atas kerjasama kita dalam 4 bulan ini. Semoga ke depan pelatih bisa terus berkarier dengan sukses dan tidak tertutup kemungkinan suatu saat nanti kita akan bekerjasama lagi," sambung Tomi Mano.

Terkait mundurnya Liestiadi, manajemen akan segera bergerak mencari pelatih baru, namun sementara kendali tim dipegang Mettuzalah dan Alan.

"Atas keputusan ini saya akan minta manajer untuk cari pelatih baru. Dan sementara akan ditangani oleh kaka Mettu dan Pak Alan," ujarnya.

Sementara itu menghadapi pertandingan berikut lawan Persela Lamongan, tim kembali mendatangkan dua pemain yakni Anis Tjoe dan Ricky Kayame, yang ditinggal dalam tur ke Makassar dan Madura.

"Saya minta kepada seluruh pemain untuk tetap jaga kekompakan, kebersamaan dan kekeluargaan dalam tim," pinta BTM.

Orang nomor satu di Port Numbay ini bilang bahwa kita semua punya keinginan yang sama untuk mengangkat mental tim yang sedang terpuruk untuk kembali ke jalur yang semestinya.

"Evaluasi dan pembenahan terus kita lakukan untuk kebaikan tim kebanggaan kita ini," harapnya.

BTM juga meminta semua elemen rakyat Papua mendukung Mettuzalah Dwaramuri bersama Alan Haviluddin, dalam masa transisi sambil menanti pelatih baru.

"Saya juga minta kepada kita semua untuk terus mendukung tim Persipura. Kaka Mettu Dwaramuri untuk masa transisi ini, juga harus tetap kita dukung. Ini situasi sulit jadi harus kita berikan kepercayaan juga," akunya.

BTM mengaku akan segera mencari pelatih. Situasi ini juga tidak gampang, karena kompetisi sedang berjalan.

"Saya pikir pelatih asing akan kita cari untuk posisi itu. Dan siapapun yang kita rekrut nanti harus didukung juga, baik oleh tim, Persipura mania dan masyarakat pecinta Persipura," ujarnya.

"Kita semua yang terbaik untuk tim ini. Tapi harus realistis, tidak banyak sponsor jadi sesuaikan dengan anggaran yang ada. Mohon tetap dukung tim Persipura Jayapura," demikian harapan Tomi Mano.

Mantan pemain Persipura Nando Fairyo menyatakan keputusan tegas manajemen untuk mencopot Liestiadi karena gagal adalah hal yang biasa.

“Keputusan tegas ketua umum Persipura untuk mencopot pelatih karena gagal adalah hal mutlak yang harus didukung semua pihak,” kata Nando. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Persipura kalah 2-0, Boaz kartu merah dan nasib Liestiadi?

Selanjutnya

PSSI gelar kursus kepelatihan C AFC di Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe