Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bali & Nusa Tenggara
  3. ISI Denpasar daftarkan hak cipta “Ketug Bumi”
  • Kamis, 08 Juni 2017 — 17:51
  • 2187x views

ISI Denpasar daftarkan hak cipta “Ketug Bumi”

Denpasar, Jubi - Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar akan mendaftarkan hak cipta garapan karya seni "Ketug Bumi" yang menampilkan berbagai beragam jenis musik pukul.
Alat musik pukul Ketug Bumi tengah dimainkan. Jubi/Tribunnews.com.
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Denpasar, Jubi - Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar akan mendaftarkan hak cipta garapan karya seni "Ketug Bumi" yang menampilkan berbagai beragam jenis musik pukul.

"Hal itu sebagai upaya untuk melindungi manfaat ekonomi dari hasil karya seni merupakan gagasannya yang dikreasikan dengan para dosen lainnya dipentaskan pada pembukaan pawai Pesta Kesenian Bali (PKB)," kata Rektor ISI Denpasar, Prof Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum ketika latihan "Ketug Bumi" di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan, garapan tersebut menjadi penanda sejarah dalam membangkitkan kesenian untuk menghasilkan karya cipta monumental sehingga para penikmat seni mendapatkan pengalaman baru.

Selain itu, pihaknya juga telah mengajukan beberapa hak cipta karya Prof I Wayan Dibia, yakni berupa Tari Manuk Rawa dan Tari Cilinaya.

Sementara itu, garapan "Adi Merdangga" yang telah dipentaskan selama 31 tahun pelaksanaan PKB (1984-2015) belum diajukan hak ciptanya karena karya kolektif.

Untuk itu, pemetasan karya besar "Ketug Bumi" mampu menjadi ikon baru dalam PKB yang dibuka pada hari Sabtu (10/6) di Lapangan Niti Mandala.

Pementasan tersebut tetap mempertahankan tradisi yang menjadi kearifan lokal budaya Bali dengan kolaborasi dengan kesenian lainnya.

Upaya tersebut untuk menampilkan karya baru sehingga menjadi kejutan kepada para penonton maupun masyarakat Bali yang akan menghadiri acara tersebut.

Kegiatan tersebut juga menjadi pertunjukkan inovasi dan kreativitas yang dilakukan lembaga pendidikan ISI Denpasar yang memiliki visi menjadi kampus sebagai pusat unggulan dalam bidang seni budaya yang berbasis kearifan lokal dan berwawasan universal.

Selain itu, masyarakat tetap nantinya memberikan kritik dan saran yang membangun dalam penampilan "Ketug Bumi" yang baru berjalan memasuki tahun ketiga. (*)
 


 

#

Sebelumnya

Kupang wacanakan kurikulum Pancasila

Selanjutnya

Perkuat kebhinekaan lewat dialog lintas agama

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe