Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. SPSI Mimika akan lakukan unjuk rasa terkait pekerja Freeport
  • Kamis, 08 Juni 2017 — 18:41
  • 1206x views

SPSI Mimika akan lakukan unjuk rasa terkait pekerja Freeport

Menurut Gobai, hal itu menyangkut sisi perekonomian dalam hidup berumah tangga bagi pekerja. Maka, pemerintah dan perusahaan segera kembalikan semua pekerja yang ikut aksi mogok bersama untuk kembali bekerja ke tempat semula tanpa ada sanksi.
Sebagian pekerja PTFI, Privatisasi dan Kontraktor di Mimika – Ist.
Abeth You
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua
 
Paniai, Jubi – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Cabang Kabupaten Mimika akan melakukan unjuk rasa terkait belum adanya kejelasan soal kesepakatan yang dilakukan di Hotel Rimba Papua, 27-28 April 2017 antara managemen PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan pihaknya yang didampingi pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
 
“Kami mendesak pemerintah untuk berperan aktif dan bertanggungjawab dalam penyelesaian mogok kerja bagi pekerja Freeport Indonesia, privatisasi, dan kontraktor, juga pemerintah segera menghentikan perlakuan diskriminasi, kriminalisasi, dan propaganda negatif terhadap pekerja yang melakukan mogok kerja yang sah, damai, dan tertib,” jelas Ketua Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja seluruh Indonesia (SPKEP SPSI) Mimika, Aser Gobai melalui selularnya, Kamis, (8/6/2017).
 
Menurut Gobai, hal itu menyangkut sisi perekonomian dalam hidup berumah tangga bagi pekerja. Maka, pemerintah dan perusahaan segera kembalikan semua pekerja yang ikut aksi mogok bersama untuk kembali bekerja ke tempat semula tanpa ada sanksi.
 
“Segera kembali kerjakan bagi pekerja yang furlough dan yang telah di-PHK sepihak ke tempat kerja semula,” katanya.
 
Sementara, Sekretaris SPKEP SPSI Mimika, Steigers Rawung meminta kepada pemerintah untuk segera membuka ruang perundingan tripartite untuk penyelesaian mogok kerja, furlough, dan PHK sepihak yang terjadi di lingkungan kerja PTFI, privatisasi, dan kontraktor. (*)

loading...

Sebelumnya

Dipasok dari Nabire, harga ikan di Paniai naik 40 persen

Selanjutnya

Piring anyaman lidi dari Poso banyak peminat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe