Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Paguyuban dan kerukunan harus bantu pedagang Pasar Pharaa
  • Jumat, 09 Juni 2017 — 08:38
  • 1201x views

Paguyuban dan kerukunan harus bantu pedagang Pasar Pharaa

Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Denis Simbar mengatakan, pasar itu dihuni sejumlah pedagang dari berbagai daerah. Oleh karena itu, untuk memudahkan pengelolaannya, kerukunan dan paguyupan nusantara harus dilibatkan. 
Tempat jual para pedagang di Pasar Pharaa pada modul yang baru – Jubi/Dok. 
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Paguyupan Nusantara dan kerukunan keluarga diminta agar memberikan dukungan dalam pengelolaan Pasar Pharaa Sentani.

Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Denis Simbar mengatakan, pasar itu dihuni sejumlah pedagang dari berbagai daerah. Oleh karena itu, untuk memudahkan pengelolaannya, kerukunan dan paguyupan nusantara harus dilibatkan. 

Menurut asisten bidang ekonomi ini, para pedagang di pasar Pharaa didominasi masyarakat asal Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Jawa, Papua dan beberapa daerah lainnya. 

“Sebenarnya bukan untuk membuat perbandingan atau pengkotak-kotakan, hanya untuk memudahkan jalur pengoperasian pasar saja, sehingga tiap pedagang juga akan berkoordinasi dengan masing-masing paguyuban. Pasar ini sudah tentu milik semua masyarakat,” katanya kepada Jubi di Sentani, Kamis (8/6/2017).

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Jayapura, Hilarius Warsito mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dan mendata pedagang yang akan berjualan di pasar tersebut. 

“Jumlah pedagang yang ada saat ini sudah mencapai ribuan orang. Oleh sebab itu, perlu melibatkan paguyuban dan kerukunan keluarga agar mempermudah mengatur semua pedagang yang ada. Selain itu juga dari data yang telah kita himpun ini akan kita komunikasikan dengan paguyuban dan kerukunan keluarga yang ada,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Putusan DKPP tak terkait kelanjutan tahapan pilkada  

Selanjutnya

Kata Edison, tanam sagu harus berpijak pada perda

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6267x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5849x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 4012x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe