Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Terungkap, wisata melahirkan di Mariana Utara
  • Minggu, 11 Juni 2017 — 15:54
  • 1290x views

Terungkap, wisata melahirkan di Mariana Utara

Baru-baru ini aparat berhasil mengungkap adanya bisnis wisata melahirkan dalam skala besar di Saipan, Mariana Utara.
Ilustrasi. Wisata melahirkan banyak terjadi di Sapan, Mariana Utara. /RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Mariana Utara, Jubi – Baru-baru ini aparat berhasil mengungkap adanya bisnis wisata melahirkan dalam skala besar di Saipan, Mariana Utara. Seorang pelaku usaha di bidang ini mengakui bahwa ia terlibat dalam bisnis melahirkan yang peminatnya kian banyak itu.

Wisata melahirkan atau birth tourism terjadi jika seorang wanita yang mempersiapkan kehamilan atau tengah hamil pergi ke sebuah negara yang menganut prinsip status kewarganegaraan ius soli (atau mengacu pada tanah kelahiran) dengan tujuan agar bayi yang mereka lahirkan mendapat status kewarganegaraan dari negara tersebut.

Salah seorang pelaku usaha, Richard Peng mengatakan kepada jaksa di pengadilan Mariana Utara bahwa ia bersama mantan mitranya telah membangun properti khusus untuk digunakan sebagai rumah bagi para wanita dari Tiongkok untuk melahirkan.

Seperti halnya paket wisata, wisata melahirkan yang mereka selenggarakan juga memiliki daftar harga. Salah satu paket yang ditawarkan senilai 7.352 dolar AS yang pernah ia tawarkan kepada seorang wanita hamil dari Tiongkok yang tinggal di properti miliknya.

Karena perbuatannya itu, Peng diseret ke pengadilan federal AS dengan tuntutan telah menyelundupkan manusia ilegal. Ancaman hukuman maksimum penjara selama lima tahun. **

 

loading...

Sebelumnya

Ratusan orang Pasifik bersaing menjadi warga Selandia Baru

Selanjutnya

Para pimpinan politik PNG berkumpul bahas formasi pemerintahan baru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6282x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5869x views
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 5090x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe