Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Idul Fitri, KM Tidar dan Ngapulu tambah layanan 
  • Minggu, 11 Juni 2017 — 20:00
  • 2297x views

Idul Fitri, KM Tidar dan Ngapulu tambah layanan 

Kedua kapal ini akan kembali ke rute semula pada 5-6 Juli 2017, yaitu 5 Juli untuk KM Tidar, yang kembali masuk Pelabuhan Kaimana dengan rute hingga ke Pelabuhan Biak dan KM Ngapulu pada 6 Juli dari Pelabuhan Tual, Maluku Tenggara hingga Fakfak, Papua Barat. 
Kapal penumpang mudik lebaran di Papua – Jubi/Dok. 
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Kaimana, Jubi – Kapal penumpang milik PT. Pelni yang berlayar dari Makassar, Sulawesi Selatan ke bagian selatan dan utara Papua, seperti KM Tidar dan KM Ngapulu dengan rute Tanjung Periuk dan berakhir di Pelabuhan Fakfak akan menambah kegiatan ekstra tambahan selama Idul Fitri 2017.

Kedua kapal ini akan kembali ke rute semula pada 5-6 Juli 2017, yaitu 5 Juli untuk KM Tidar, yang kembali masuk Pelabuhan Kaimana dengan rute hingga ke Pelabuhan Biak dan KM Ngapulu pada 6 Juli dari Pelabuhan Tual, Maluku Tenggara hingga Fakfak, Papua Barat. 

"Jadi KM Tidar setelah dari Biak akan masuk di Sorong dan melanjutkan pelayaran ke Namlea, Makassar dan stand by membantu arus transportasi di bagian barat. KM Ngapulu setelah dari sini kemarin, akan kembali lagi 20 Juni menuju Fakfak, Sorong dan Ambon balik lagi Sorong, Fakfak dan Kaimana 25 Juni 2017 dan selanjutnya menuju ke Surabaya dan Jakarta, dan akan masuk kembali untuk KM Tidar 5 Juli 2017 dan KM Ngapulu 6 Juli 2017. Artinya kembali ke rute semula. Jadi, ada ektsra line hanya untuk Idul Fitri, karena lonjakan penumpang di bagian barat lebih tinggi dibandingkan di bagian timur," kata Kepala Cabang PT Pelni Kaimana, Sugiyanto di Kaimana, Sabtu (10/6/2017).

Menyinggung jumlah penumpang untuk arus mudik, lanjut dikatakan untuk arus penumpang mudik khusunya untuk Pelni Cabang Kaimana, terakhir pada tanggal 7 Juni 2017.

"Untuk Kaimana itu puncaknya tanggal 7 Juni. Itu ada 800 penumpang sedikit turun dari tahun 2016 yakni sebanyak 1.300 penumpang. Kurangnya ini juga karena adanya transportasi udara yang sudah masuk dengan harga yang menurun, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang mengandalkan 1 maskapai penerbangan," katanya. 

Disinggung soal Pesparawi di Kaiamana, September mendatang, ia mengaku terlah berkoordinasi dengan Pemerintah daerah, tetapi beluma ada petunjuk dari manajemen PT Pelni soal penambahan armada. 

"Pelayaran ini kan milik pemerintah, Pelni hanya sebagai operator sehingga rute pelayaran juga sudah diatur. Kita tidak bisa menyesuaikan mengubahnya, peserta yang harus menyesuaikan dengan jadwal, tetapi pada prinsipnya kami sudah bangun koordinasi dan menginformasikan hal-hal tersebut kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana," katanya.

"Kalau untuk penambahan Armada, untuk kapasatis muat terutama untuk Bagian Utara Papua, cukup Untuk KM Tidar, begitu pula untuk Timika, Agats dan bebera Kabupaten di Merauke KM. Kapasitas KM Tatamailau bisa menampung," katanya. 

Sementara itu, penjualan tiket selama bulan Ramadan masih normal untuk transportasi udara. Penanggung jawab penujualan tiket Garuda di Kaimana, Rony Gandhy mengatakan, ketika hanya satu maskapai, penjualan tiket selama bulan puasa masih terasa. Namun kini setelah ada dua maskapai yang menyinggahi Bandara Utarom masih normal.

Pihaknya berharap masuknya Garuda dapat meningkatkan pembangunan di kabupaten tersebut. Sekadar diketahui harga tiket Garuda rute Kaimana-Manokwari sekitar Rp 500.000-Rp 700.000. (Jacob Owen)

loading...

Sebelumnya

DPRD Kaimana minta segera gunakan TPU

Selanjutnya

Bernard Sagrim ditetapkan jadi Bupati Maybrat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe