Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. 25 ASN Pemkab Manokwari studi banding di Jayapura
  • Senin, 12 Juni 2017 — 18:13
  • 1331x views

25 ASN Pemkab Manokwari studi banding di Jayapura

Kunjungan ini dilakukan setelah dua daerah ini meneken kerja sama tahun 2016 untuk melakukan pendampingan kepada pegawai asal Manokwari yang berkunjung ke Kota Jayapura.
Suasana rapat bersama pegawai BPTSP Kabupaten Manokwari yang dipimpin Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano – Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura, Papua menerima kunjungan studi banding 25 aparat sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Kunjungan ini dilakukan setelah dua daerah ini meneken kerja sama tahun 2016 untuk melakukan pendampingan kepada pegawai asal Manokwari yang berkunjung ke Kota Jayapura.

“Kami terbuka kepada siapa pun yang datang lihat. Apalagi Pemkab Manokwari yang sudah meneken kerja sama. Kami akan terbuka dengan konsep Amati Tiru Modifikasi (ATM) bisa dikembangkan di Manokwari,” kata Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, Senin (12/6/2017).

Ia bahkan menginginkan agar Kota Jayapura menjadi pusat peradapan Papua dan Papua Barat.

Sejumlah daerah sudah melakukan studi banding di kota ini, misalnya, Kabupaten Fakfak (Papua Barat), Manado (Sulawesi Utara), Ternate (Maluku), Manokwari (Papua Barat), Supiori dan Nabire (Papua).

“Kami sudah melewati kota Sragen. Padahal dulunya kami melakukan studi banding di sana. Bupatinya datang sistem yang digunakan sudah melewati Solo, Yogyakarta, Bandung dan Makassar,” katanya.

Instansi-instansi terkait juga akan melakukan pendampingan seperti yang telah dilakukan di Kabupaten Mapi, Merauke, Supiori. “Kami bantu satu persen,” katanya.

Dikatakan, hanya 5 dari 89 izin yang dikeluarkan BPTSP Kota Jayapura yang menggunakan biaya, seperti, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), izin trayek, izin minol, gangguan keamanan dan penangkapan ikan.

“Silakan belajar di BPTSP dengan fokus penuh komitmen. Nantinya bisa diimplementasikan di Manokwari. Belajar dengan sungguh-sungguh sehingga bisa melebihi Kota Jayapura,” katanya.

Wakil Bupati Manokwari, Edy Budoyo mengatakan, pihaknya mengirimkan 25 orang untuk meniru program yang digunakan BPTSP Kota Jayapura. Pihaknya juga berterima kasih kepada Pemkot Jayapura yang menerima pegawainya untuk magang di sini. (*)

loading...

Sebelumnya

2018, Pemkot Jayapura mendata OAP sesuai daerahnya

Selanjutnya

Diskominfo Kota Jayapura akan sosialisasi tolak hoax 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe