Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lingkungan
  3. Khawatir lingkungan sekitar, KM Laut Maluku akan diledakan di tengah laut
  • Selasa, 13 Juni 2017 — 06:54
  • 1633x views

Khawatir lingkungan sekitar, KM Laut Maluku akan diledakan di tengah laut

Ia menjelaskan rencana peledakan KM Laut Maluku yang tertangkap operasi Satuan Polisi Perairan Polres Mimika saat sedang mencuri ikan di kawasan perairan Mimika pada 2014 itu lantaran kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap.
Ilustrasi kapal diledakan - IST
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Timika, Jubi - Kepala Kepolisian Resor Mimika, Papua AKBP Victor Dean Mackbon membenarkan informasi soal rencana peledakan kapal pencuri ikan, KM Laut Maluku.

"Memang ada rencana seperti itu. Sebagai eksekutor, Kejaksaan Negeri Timika sedang mengurus berbagai hal guna merealisasikan rencana tersebut," kata AKBP Victor Mackbon di Timika, Senin (12/6/2017).

Ia menjelaskan rencana peledakan KM Laut Maluku yang tertangkap operasi Satuan Polisi Perairan Polres Mimika saat sedang mencuri ikan di kawasan perairan Mimika pada 2014 itu lantaran kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap.

Kasus pencurian ikan yang melibatkan KM Laut Maluku tersebut telah diproses hingga Mahkamah Agung.

Dalam putusan kasasi MA belum lama ini, pengadilan memerintahkan agar kapal tersebut disita oleh negara untuk dimusnahkan.

"Proses hukumnya sudah incraht (berkekuatan hukum tetap) melalui putusan di tingkat kasasi," jelas Victor.

Menurut dia, proses peledakan KM Laut Maluku tersebut membutuhkan penanganan khusus. Sebab kapal berbobot sekitar 155 gross tone tersebut terbuat dari besi sehingga proses peledakannya harus mempertimbangkan keamanan lingkungan kawasan sekitar.

"Ini yang sedang kita minta bantuan apakah nanti dari TNI AL atau dari Brimob. Sebab proses disposalnya harus aman bagi semua dan bagi lingkungan," ujar Victor.

Proses peledakan kapal itu, katanya, harus dilakukan di tengah laut karena cukup berbahaya.

Komandan Polsek Perairan Polres Mimika Iptu Barnabas mengatakan KM Laut Maluku tersebut sejak 2014 hingga kini masih berlabuh di Pelabuhan Sungai Wania, samping Kampung Cenderawasih, Distrik Mimika Timur.

Kapal tersebut tertangkap saat operasi Satuan Polisi Perairan Polres Mimika di perairan Mimika sekitar 2014.

"Dari laporan teman-teman, kapal itu masih beroperasi menangkap ikan di perairan Mimika saat sudah ada kebijakan moratorium penangkapan ikan oleh kapal-kapal eks asing yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Proses hukumnya sudah selesai sampai di tingkat Mahkamah Agung," jelas Barnabas. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

258 spesies burung tersebar di Raja Ampat

Selanjutnya

BPLH Papua dukung TN Mamberamo Foja

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe