TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Harga beras di Pasar Enarotali masih stabil
  • Selasa, 13 Juni 2017 — 18:44
  • 1784x views

Harga beras di Pasar Enarotali masih stabil

Pedagang beras di Pasar Enarotali, Muh. Mulyadi (33) mengatakan, saat ini harga beras masih belum ada kenaikan. Harganya antara Rp10 ribu sampai Rp15 ribu per kilogram, tergantung kualitas beras. Masih stabilnya harga karena pasokan yang masih terjaga.
Beras yang dijual di Pasar Enarotali, Paniai, Rabu (13/6/2017) – Jubi/ Abeth You.
Abeth You
[email protected]
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Paniai, Jubi – Pada pertengahan bulan puasa harga beras di pasar tradisional Enarotali, Kabupaten Paniai masih stabil. Pasalnya, pasokan dan permintaannya juga masih belum ada lonjakan.

Pedagang beras di Pasar Enarotali, Muh. Mulyadi (33) mengatakan, saat ini harga beras masih belum ada kenaikan. Harganya antara Rp10 ribu sampai Rp15 ribu per kilogram, tergantung kualitas beras. Masih stabilnya harga karena pasokan yang masih terjaga.

"Belum ada kenaikan, tapi tidak tahu kalau H-1 jelang lebaran, biasanya kadang naik, namun tidak terlalu signifikan," ujarnya kepada Jubi, Rabu (13/6/2017).

Beras dengan harga terendah, menurutnya, seperti beras Bulog mencapai Rp10 ribu per kilogram. Sedagkan beras kualitas super Rp15 ribu per kilogram. Stabilnya harga beras ini terjadi sejak akhir 2016.

“Jadi sampai enam bulan terakhir ini memang belum ada kenaikan,” ucapnya.

Pedagang beras lainnya, Rosmiati mengaku, selain harga beras yang stabil, harga sembako lain juga stabil. Padahal bila diperhatikan sejumlah bahan pangan sudah naik, di antaranya minyak sayur, telur, bahkan sayuran naiknya telah berkali-kali.

“Beras harganya masih tetap sama, kalau beras naik harga bahan pangan lain pasti ikut naik, makanya harga beras ini menjadi penstabil harga lainnya," ujarnya.

Menurutnya, sampai saat ini beras yang beredar di Paniai merupakan beras lokal Indonesia, sehingga tidak ada beras impor. Karena itu harga tetap stabil dalam kurun waktu satu semester. Selain itu, mayoritas warga lebih menyukai beras lokal ketimbang impor.

Warga Paniai, Rafael berharap sampai lebaran nanti harga beras tidak naik, sebab saat ini harga-harga bahan pangan lainnya sudah mulai naik seperti minyak sayur, telur, bawang putih, bawang merah, dan kentang.

"Bila beras naik semakin bertambah pengeluaran kita sebagai ibu rumah tangga," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Nasi kuning, peluang bisnis yang menjanjikan

Selanjutnya

Kapolres: ekonomi relatif stabil saat Ramadan dan Lebaran

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat