Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Plt. Sekda Nabire buka sidang Sinode GKI Paniai ke-14
  • Selasa, 13 Juni 2017 — 19:02
  • 1643x views

Plt. Sekda Nabire buka sidang Sinode GKI Paniai ke-14

“Tri panggilan gereja dan penguatan lembaga gereja harus dicermati dengan baik di dalam kehidupan nyata. Dalam melayani kita diperkenankan Tuhan untuk mengabdi, mencerminkan ketullusan, kerjasam dan tolong menolong sebagai kasih bagi sesama,” tuturnya.
Plt. Sekda Nabire (kiri) bersama Wakil Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Hiskia Rollo dalam pembukaan Sidang Klasis Paniai ke-14 – Jubi/Titus Ruban.
Titus Ruban
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Nabire, Jubi - Pemerintah sebagai wakil Allah dalam melaksanakan pembangunan senantiasa fokus pada peningkatan mental spiritual sebagai dasar dalam semua sendi kehidupan. Sehingga kita dituntut untuk menebar kasih kasih kepada sesama. Gereja sebagai unsur penting dalam pembinaan moral memberi pengaruh positif pada seluruh aspek kehidupan.

Hal itu disampaikan Bupati Nabire diwakili Plt. Sekda Iwayan Mintaya menghadiri pembukaan sidang sinode GKI Paniai ke-14, Selasa (13/6/2017).

“Tri panggilan gereja dan penguatan lembaga gereja harus dicermati dengan baik di dalam kehidupan nyata. Dalam melayani kita diperkenankan Tuhan untuk mengabdi, mencerminkan ketullusan, kerjasam dan tolong menolong sebagai kasih bagi sesama,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah berharap agar program kerja ke depan yang dihasilkan dalam sidang ini lebih dititikberatkan pada peningkatan peran dan fungsi Gereja dalam menumbuh kembangkan iman jemaat GKI.

“Kepada segenap warga GKI untuk berperan aktif dalam persekutuan dalam melaksanakan pelayanan kesaksian sebagai pilar terdepan dalam mengentaskan berbagai keterbelakangan, ketidak adilan, kemerosotan moral dan kemiskinan,” katanya.

Ketua panitia pelaksanaan sidang, Benny Karet mengatakan tujuan sidang klasis paniai ke-14 adalah memiliki beberapa tujuan diantaranya: pertama, menetapkan garis-garis kebijakan dalam melaksanakan keputusan sidang sinode dan badan pwkerja AM sinode di tingkat klasisis, mendengar dan mengesahkan laporan pekerja klasis.

Kedua, membahas dan mengambil keputusan tentang usul dan persoalan yang dialami dalam jemaat-jemaat dalam klasis bersangkutan.

Ketiga, membahas dan mengesahkan laporan badan pekerja klasis. Keempat, membahas dan mengesahkan rencana kerja dan RAPB klasis. Kelima, memilih anggota badan pekerja klasis periode 2017-2022. Dan keenam, mengganti nama Klasis Paniai menjadi Klasis Nabire.

“Materi yang dibahas yaitu arah kebijakan dan program kerja sinode GKI di Tanah Papua. pertanggungjawaban kinerja BPK paniai periode 2012_ 2017, pengusunan kebijakan RESTRA BPK Nabire periode 2017-2022 serta melaksanakan pemilihan pengurus BPK Nabire periode 2017-2022,” kata Karet.

Peserta yang hadir sebanyak 329 orang yang merupakan perwakilan Sinode GKI Tanah Papua (dua orang), BPK Paniai (delapan orang), BPPG (tujuh orang), PSW YPK (dua orang), jemaat mandiri (276 orang), pos PI (18 orang) dan bakal jemaat (16 orang). (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Nabire imbau perusahaan bayar THR tepat waktu

Selanjutnya

Bupati Nabire buka pelaksanaan asesmen psikologi JPTP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe