Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Australia akhirnya beri kompensasi bagi pengungsi
  • Rabu, 14 Juni 2017 — 13:47
  • 865x views

Australia akhirnya beri kompensasi bagi pengungsi

Pemerintah Australia akhirnya bersedia membayar kompensasi sebesar 70 juta dolar Australia kepada 1.905 pengungsi yang ditahan di kamp pengungsi Pulau Manus pada kurun waktu tahun 2012 hingga 2016.
Para penjaga kamp pengungsi di Pulau Manus. /RNZI
RNZI
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Manus, Jubi – Pemerintah Australia akhirnya bersedia membayar kompensasi sebesar 70 juta dolar Australia kepada 1.905 pengungsi yang ditahan di kamp pengungsi Pulau Manus pada kurun waktu tahun 2012 hingga 2016.

Surat kabar Australia, The Age memberitakan bahwa Mahkamah Agung Victoria telah merilis kabar bahwa semua pihak telah sepakat untuk menyelesaikan gugatan yang diajukan oleh kantor hukum Slater and Gordon. Para pengungsi yang tiba menggunakan angkutan laut di Australia lalu ditahan di Pulau Manus Papua Nugini mengalami gangguan fisik dan psikis.

Para pengungsi juga menuntut kompensasi karena kesalahan Mahkamah Agung Papua Nugini yang menyebut mereka sebagai ilegal. Selaku pihak termohon yaitu Pemerintah Australia dan perusahaan penyedia jasa di kamp pengungsi, yaitu G4S dan Broadspectrum serta Wilson Security selaku pihak ketiga.

Isu paling sensitif dalam proses pengadilan ini adalah karena keengganan pemerintah Australia merilis sejumlah dokumen terkait kamp. Hal itu membuat proses pengadilan menjadi terhambat. Sementara, sebagian dokumen yang disembunyikan itu pada akhirnya bocor juga dan menarik perhatian publik internasional.

Oleh karena itu, jalan keluar dari permasalahan ini yaitu kesepakatan seluruh pihak untuk memberikan sejumlah kompensasi pada para pengungsi. Salah seorang pengacara dari kantor hukum Slater and Gordon, Andrew Baker mengatakan bahwa dana kompensasi akan diberikan kepada setiap individu sesuai pengalaman para pengungsi dan pencari suaka politik.

“Jumlah kompensasi akan dihitung secara adil, objektif dan secara individual dengan memperhatikan masa penahanan, kondisi pengungsi dan kecelakaan atau tindak kekerasan yang pernah dialami,” ujarnya.

Baker menambahkan, para pengungsi di Pulau Manus telah lama berada dalam keadaan menydihkan. Namun, dengan adanya kesepakatan ini maka penderitaan mereka tidak akan terkubur dalam diam terus menerus. **

loading...

Sebelumnya

Gelombang kritik sertai penandatanganan PACER Plus

Selanjutnya

Tiga anggota militer terlibat kecurangan pemilu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5432x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2856x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2745x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe