Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Politikus Hanura berharap jatah kursi Papua di DPR RI lebih banyak
  • Rabu, 14 Juni 2017 — 13:55
  • 851x views

Politikus Hanura berharap jatah kursi Papua di DPR RI lebih banyak

"Tapi intinya, apa yang kami perjuangan agar papua mendapatkan penambahan kursi sudah terpenuhi. Semoga dari 15 penambahan kursi baru seluruh Indonesia, Papua dapat porsi besar," katanya menjawab pertanyaan Jubi, Selasa (13/6/2017).
Ilustrasi gedung DPR RI - IST
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Dominggus Mampioper

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi - Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Papua, Wilhelmus Pigai berharap Papua mendapat jatah kursi lebih banyak dari penambahan 15  kursi DPR RI dalam RUU Pemilu. Ia mengatakan, kini RUU Pemilu memasuki tahap finalisasi terhadap poin-poin krusial sehingga membuat Pansus RUU Pemilu DPR RI melakukan lobi-lobi politik  dalam internal fraksi mereka.

"Tapi intinya, apa yang kami perjuangan agar papua mendapatkan penambahan kursi sudah terpenuhi. Semoga dari 15 penambahan kursi baru seluruh Indonesia,  Papua dapat porsi besar," katanya menjawab pertanyaan Jubi, Selasa (13/6/2017).

Menurutnya, pehiknya minta hal itu karena kondisi daerah Papua tidak sama dengan daerah lain dari sisi tingkat kesulitan dan luasan wilayah.

"Itu yang membuat kami meminta penambahan kursi selama ini. Tidak boleh berkurang karena dengan jumlah yang ada kini, kami tidak memiliki kekuatan signifikan untuk bicara masalah Papua di DPR RI," ujarnya.

Menurutnya, ada banyak masalah di Papua yang tidak terakomodir di DPR RI dan pemerintah pusat karena jumlah legislator perwakilan Papua minim. Miminnya bargaining politik Papua di Jakarta menyebabkan kepentingan Papua selalu dikorbankan. Dengan jumlah keterwakilan Papua di DPR RI kini, tidak bisa mengakomodir kepentingan Papua.

"Jangan lagi lihat jumlah penduduk, tapi luas wilayah. Selain itu, butuh jumlah kursi yang banyak untuk membagi dua daerah pemilihan di Papua yakni dapil Papua I dan Papua II. Nantinyakan dibagi sesuai wilayah adat masing-masing. Misalnya Papua I wilayah adat Meepago dan Lapago dan wilayah II di luar dari itu," katanya.

Pansus RUU Penyelenggaraan Pemilu dan pemerintah telah menyepakati penambahan sebanyak 15 anggota DPR RI. Salah satu tujuannya, menutupi kekurangan representasi masyarakat di beberapa provinsi.

“Pertimbangan untuk menambah jumlah anggota DPR adalah per­tama, untuk menutupi kekurangan representasi di beberapa provinsi antara lain Riau, Lampung,  Kalimantan Barat, dan Papua,” kata Ketua Pansus RUU Penye­lenggara­an Pemilu, Lukman Edy di Jakarta belum lama ini.

Menurutnya, keempat provinsi itu harga kursinya terlalu mahal dibandingkan daerah lainnya, sehingga kekurangan representasi masing-masing daerah sebanyak dua kursi. (*)

loading...

Sebelumnya

Waterpauw kembali mengambil formulir pendaftaran di Gerindra Papua

Selanjutnya

Gubernur Papua periode mendatang harus bisa memproteksi OAP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe