Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Gubernur Papua periode mendatang harus bisa memproteksi OAP
  • Rabu, 14 Juni 2017 — 14:01
  • 620x views

Gubernur Papua periode mendatang harus bisa memproteksi OAP

"Bagaimana mau membangun Papua tapi masyarakat susah karena menjadi korban politik dan kepentingan. Jadi gubernur nantinya harus berani dan punya komitmen memproteksi OAP yang tersisa kini," ujarnya.
Gedung Negara Provinsi Papua - IST
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Dominggus Mampioper

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi - Politikus Partai Gerindra Papua, Decky Nawipa menyatakan, siapapun nanti Gubernur Papua periode 2018-2023, keberpihakannya harus jelas. Punya niat, kemamuan, dan berani mengambik keputusan-keputusan penting untuk memproteksi orang asli Papua (OAP) yang kini semakin termaljinalkan di tanahnya sendiri.

Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR Papua itu mengatakan, kini ada tujuh nama bakal calon Gubernur Papua yang telah muncul ke publik. Mereka semua adalah putra terbaik Papua. Tujuan mereka tentu sama, ingin membangun Papua. Namun lebij dari itu, orang Papua butuh pemimpin yang berani dan jelas keberpihakannya kepada kepada OAP. Memproteksi hak-hak mereka OAP.

"Masyarakat asli Papua yang tersisa ini berharap, siapapun yang menjadi gubernur, tidak masalah selama dia punya komitmen jelas. Punya kemauan menyelamatkan orang asli Papua, termasuk dari sisi SDM dan hak hidupnya, kata Decky menjawab pertanyaan Jubi, Selasa (13/6/2017).

Menurutnya, selama ini orang selalu bicara dan berpikir membangun Papua. Semua itu tak ada gunanya jika OAP tidak diperhatikan. Tidak ada keberpihakan kepada mereka.

"Bagaimana mau membangun Papua tapi masyarakat susah karena menjadi korban politik dan kepentingan. Jadi gubernur nantinya harus berani dan punya komitmen memproteksi OAP yang tersisa kini," ujarnya.

Selain itu kata dia, gubernur nantinya juga harus punya komitmen menuntaskan sederet kasus dugaan pelanggaran HAM di Papua. Yang terbaru kasus Paniai berdarah, 8 Desembe 2014 yang hingga kini tak ada kejelasan. Masyarakat masih menunggu dan menuntut penyelesaiannya.

"Siapapun dia harus mampu menjawab masalah itu. Jangan datang klaim utusan Jakarta untuk membangun Papua, maaf kami tidak percaya. Apalagi kalu tinggal di luar Papua terus mengaku mau bangun Papua," katanya.

Kata Decky, sepak terjang para bakal calon gubernur selama ini tentu akan menjadi penilaian tersendiri masyarakat, terutama dalam penyelesaian berbagai kasus-kasus HAM di Papua, terutama kasus Paniai.

"Siapa yang ketika itu menjabat sebagai pimpinan keamanan di Papua. Perpanjangan tangan presiden dan lainnya. Rakyat tidak menuntut pembangunan yang berlebihan, tapi ingin pemimpin yang mau menyelematkan manusia Papua yang tersisa kini," imbuhnya.

Ia juga mengingatkan partai politik mempertimbangkan berbagai aspek sebelum merekomendasikan ke pengurus puasa nama-nama bakal calon yang akan diusung.

Katanya, rekomendasi SK dukungan hak parpol. Ia tidak mengintervensi parpol, hanya mengingatkan, kini yang memimpin parpol di Papua anak-anak Papua. Harus tahu siapa kandidat yang benar-benar punya hati untuk OAP.

"Jangan karena kepentingan pribadi, kelompok, sehingga mengabaikan kepentingan rakyat. Kalau mengaku diri kita orang asli Papua, ya mereka harus tahu kondisi Papua kini," ucapnya.

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPR Papua yang membidangi politik, hukum dan HAM, Mathea Mamoyao mengingatkan para bakal calon Gubernur Papua bersaing secara fair. Tidak saling sikut dan menjatuhkan.

“Jangan saling menjatuhkan. Kini masyarakat sudah pintar menentukan dan memilih figur pemimpin mereka," kata Mathea. 
Ia juga mengingatkan, parpol jangan sampai jadi pemicu terjadinya gesekan di masyarakat. Parpol harus memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Bukan menciptakan polemik. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Politikus Hanura berharap jatah kursi Papua di DPR RI lebih banyak

Selanjutnya

Komisi I fasilitasi K1 dengan sejumlah SKPD 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua