Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. 74 murid dua TK YPPK di Paniai diwisuda
  • Rabu, 14 Juni 2017 — 17:59
  • 717x views

74 murid dua TK YPPK di Paniai diwisuda

Ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk melepas murid yang telah bersama-sama selama dua tahun yang dibimbing dan dibina guru untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan pilihan masing-masing.  
Murid-murid  TK YPPK St. Fransiskus Assisi Epouto yang diwisuda sedang menyanyikan lagu Garuda Pancasila di Gedung Serba Guna Uwaata Yogi, Enarotali, Rabu (13/6/2017) – Jubi/ Abeth You.
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua
 
Paniai, Jubi – Taman Kanak-Kanak (TK)YPPK St. Thomas Aquino Iyaitaka dan TK YPPK St. Fransiskus Assisi Epouto tahun ajaran 2016/2017 menggelar wisuda secara bersama di Gedung Serba Guna Uwaata Yogi Enarotali, Rabu (13/6/2017).
 
Ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk melepas murid yang telah bersama-sama selama dua tahun yang dibimbing dan dibina guru untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan pilihan masing-masing.
 
Ketua panitia, Selvius Yogi mengatakan, dengan semangat melepas wisudawan dan wisudawati kelas besar TK St. Thomas Aquino dan St. Fransiskus Assisi Epouto mesti didukung mental dan spiritual sebagai barometer dalam rangka mencetak sumber daya manusia (SDM) demi kelanjutan pembangunan menuju Paniai yang makin maju dan pintar.
 
Ia mengatakan,peserta wisuda 74 anak, sebanyak 57 orang dari Iyaitaka dan 17 dari Epouto.
 
“Sebelum pengukuhan kami melakukan ibadah bersama oleh Pater Marthen Kuayo, Pr di halaman TK YPPK St. Thomas Aquino Iyaitaka,” kata Selvius Yogi kepda Jubi usai wisuda.
 
Pastor Dekan Dekenat Paniai, P. Marthen Kuayo, Pr menegaskan kepada orang tua dan wali murid bahwa anak-anak yang sudah selesai TK sudah diserahkan kembali kepada orang tua untuk bertanggung jawab ke jenjang pendidikan yang lebih lanjut.
 
“TK itu tingkat bermain, melatih emosi, bukan pada kepintarannya,bukan pada intelektualnya, tapi kebanyakan orang tua menginginkan anak menjadi pintar, tapi mainnya itu jarang diperhatikan, karena itu kami meminta kepada setiap orang tua memperhatikan pembentukan karakter (jiwa) dari anak lewat permainan,” katanya.
 
Ketua PSW YPPK Thillemans Paniai, Ambrosius Kudiyai mengapresiasi kinerja para guru TK. Sebab, rata-rata guru TK adalah seorang wanita yang nota bene punya anak namun perhatiannya lebih banyak pada anak didik. (*)
 

loading...

Sebelumnya

HUT ke-5 SMP dan SMA Santo Antonius Pandua gelar syukuran

Selanjutnya

Pemerintah RI sumbangkan dua unit ambulans ke PNG

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4567x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2742x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2628x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe