Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Bupati Nabire buka pelaksanaan asesmen psikologi JPTP
  • Rabu, 14 Juni 2017 — 19:02
  • 1545x views

Bupati Nabire buka pelaksanaan asesmen psikologi JPTP

“Untuk tes pelaksanaan Pelaksanaan Asesmen Psikologi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Nabire Tahun 2017, saya serahkan sepenuhnya kepada tim seleksi. Tak lupa saya juga berterima kasih kepada tim seleksi. Biarlah tim yang akan menilai paserta siapa yang pantas dan memenuhi persyaratan,” kata Bupati Douw saat membuka tes Pelaksanaan Asesmen Psikologi JPT, Rabu (14/6/2017).
Peserta seleksi psikolog tes pelaksanaan Pelaksanaan Asesmen Psikologi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Nabire Tahun 2017 – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Nabire, Jubi – Bupati Nabire, Isaias Douw membuka Pelaksanaan Asesmen Psikologi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Nabire Tahun 2017.

“Untuk tes pelaksanaan Pelaksanaan Asesmen Psikologi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Nabire Tahun 2017, saya serahkan sepenuhnya kepada tim seleksi. Tak lupa saya juga berterima kasih kepada tim seleksi. Biarlah tim yang akan menilai paserta siapa yang pantas dan memenuhi persyaratan,” kata Bupati Douw saat membuka tes Pelaksanaan Asesmen Psikologi JPT, Rabu (14/6/2017).

Bupati berharap para peserta dapat mengikuti pelaksanaan tes ini dengan baik. Siapapun yang nantinya lulus, diharapkan dapat mendukung program Bupati dan Wakli Bupati Nabire.

Menurut Isaias, test psikologi diselenggarakan dengan tujuan untuk memaksimalkan upaya pembinaan, dalam rangka meningkatkan profesionalisme ASN sesuai dengan proporsi kemampuan individu sumberdaya aparatur dalam memberikan pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Test psikologi bagi pejabat ini baru pertama kali dilaksanakan dan tentunya berkaitan dengan UU ASN serta PP 11 tahun 2017 untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama atau dikenal dengan eselon II A dan Eselon II B. Jadi harus melalui seleksi terbuka,” jelasnya.

Bupati berharap semua peserta mengikuti dengan sungguh-sungguh dan serius sehingga hasilnya dapat peroleh ASN yang memiliki pengetahuan yang cukup dan berdedikasi dalan membantu pelaksanaan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati.

Ditempat yang sama, penanggung jawab kegiatan Asisten III Pieter Erary menambahkan tes psikologi untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, sekda dan 11 OPD yang merupakan seleksi tahap pertama.

“Setelah seleksi administrasi dari berkas – berkas yang sudah di masukan dari peserta pelamar. Dan mereka yang dinyataka lolos seleksi administrasi yang saat ini sedang mengikuti tes psikologi,” katanya.

Untuk jabatan sekda ada tiga orang peserta dan jabatan Kepala OPD ada 26 orang. Tiga peserta merebut jabatan sekda sementara 26 lainnya merebut 11 jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Nabire.

“Saya berharap dengan mengikuti tes ini, pemerintah daerah akan mendapat calon – calon pimpinan perangkat daerah yang berkualitas, berintegritas tinggi dan juga memahami pekerjaan dan bisa bekerja sama dengan pimpinan daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil bupati terutama dalam mensukseskan visi dan misi dari Bupati Nabire,” katanya.

Setelah tes psikologi, hari ini akan dilanjutkan dengan tes wawancara. Pembuatan kajian ilmiah untuk jabatan pimpinan tinggi pratama sekda yang pelaksanaannya di Jayapura pada 16 dan 17 Juni. Sedangkan untuk OPD akan dilaksanakan di Nabire pada Senin 19 sampai 20 Juni di Nabire.

“Ada juga yang sudah dilaksanakan sebelumnya dari pemerintah daerah adalah pengukuhan dan job fit. Pengukuha ini dilaksanakan bagi mereka yang sesuai dengan UU pemerintah daerah dan peraturan perangkat daerah yang OPD-nya tidak berubah dari pejabat tersebut tetapi di situ, dia dikukuhkan. Tapi yang job fit eselon II digeser ke OPD yang baru dia dilantik,” tambahnya

Tim seleksi terdiri dari dua orang psikolog dari Uncen yakni Guru Besar Psikologi Uncen, Prof.Dr. H.R. Partino, dan psikolog lector, Marijke Y. Watofa. (*)

loading...

Sebelumnya

Plt. Sekda Nabire buka sidang Sinode GKI Paniai ke-14

Selanjutnya

Jumlah Penduduk Nabire dikurangi 42.000 oleh Kemendagri

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Rabu, 18 Juli 2018 WP | 4616x views
Nabire Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 4402x views
Dunia |— Minggu, 22 Juli 2018 WP | 4247x views
Jayapura Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 3527x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe