Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Aktivis Hong Kong Joshua Wong ‘ditahan di Thailand’
  • Kamis, 06 Oktober 2016 — 08:17
  • 1600x views

Aktivis Hong Kong Joshua Wong ‘ditahan di Thailand’

Wong adalah jantung gerakan demonstrasi massa melawan otoritas Tiongkok, yang dikenal sebagai Gerakan Payung, dan sempat membuat aktivitas sebagian Kota Hong Kong terhenti hampir tiga bulan. Demosisto, partai yang didirikannya, mengkampanyekan agar Hong Kong memiliki hak penentuan nasib sendiri.
Joshua Wong ditahan di Thailand ketika hendak menghadiri seminar di Universitas Chulalongkorn - AFP
RNZI
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Aktivis pro-demokrasi Hong Kong Joshua Wong ditahan oleh otoritas Thailand di Bangkok, menurut informasi Demosisto, partai politik yang dipimpinnya.

Menurut Demosisto di dalam pernyataannya, Wong yang merupakan figur utama protes pro-demokrasi kaum muda Hong Kong tahun 2014 itu ditahan sesaat setelah tiba di Bandara Suvarnabhumi, Thailand.

Pernyataan itu mengutip aktivis mahasiswa Netiwit Chotipatpaisal, yang mengundangnya ke Bangkok dan menantinya di bandara. Menurut dia, pemerintah Thailand menolak menunjukkan perintah (penangkapan) atas penahanan Wong.

Pimpinan militer Thailand, yang berkuasa sejak kudeta tahun 2014, mengatakan petugas imigrasi tetap membuat keputusan penanahanan meskipun alasannya tidak ada.

Warga Hong Kong dapat memasuki Thailand hingga 30 hari tanpa visa.

Wong adalah jantung gerakan demonstrasi massa melawan otoritas Tiongkok, yang dikenal sebagai Gerakan Payung, dan sempat membuat aktivitas sebagian Kota Hong Kong terhenti hampir tiga bulan.

Demosisto, partai yang didirikannya, mengkampanyekan agar Hong Kong memiliki hak penentuan nasib sendiri.

Aktivis 19 tahun itu diundang oleh Netiwit untuk berbicara di hadapan mahasiswa/i di Universitas Chulalongkorn menandai 40 tahun peringatan pembantaian mahasiswa tahun 1976.

Netiwit mengatakan bahwa pejabat otoritas Thai telah “menerima surat dari pemerintah Tiongkok” terkait kunjungan Wong. Dia juga mengatakan kunjungan Wong ke Thailand dapat memicu protes serupa Gerakan Payung di Hong Kong.

Kritisisme Thai

Pada Mei lalu, Wong juga ditolak masuk ke Malaysia saat dirinya diundang ambil bagian dalam seminar tentang demokrasi di Tiongkok. Saat itu dia segera dipulangkan ke Hong Kong.

Pengamat mengatakan kemungkinan besar Wong juga akan dipulangkan kembali ke Hong Kong.

Tahun-tahun belakangan ini Thailand menghadapi kritisisme karena kerjasamanya dengan pemerintahan Tiongkok. Tahun lalu, penerbit Hong Kong, Gui Minhai, diketahui hilang ketika berlibur di Thailand.

Tahun lalu PBB mengutuk pejabat Thailand karena mendeportasi dua pembangkang Tiongkok yang mendapat status pengungsi oleh PBB. Kedua orang tersebut ditahan di Thailand karena masuk secara ilegal ke negeri itu. Kelompok HAM yakin mereka dikembalikan ke Tiongkok.

Thailand juga mengejutkan dunia ketika mengembalikan belasan umat Muslim Uighur yang pergi meninggalkan Tiongkok. Pemerintah di Bangkok mengatakan perbuatannya itu sesuai dengan hukum internasional.

Human Rights Watch mengatakan bahwa penahanan Wong menunjukkan “Bangkok yang sudah menjadi pelaksana perintah Beijing”. Mereka mendesak pembebasan Wong dan menuntut agar dia bebas bepergian menjalankan hak untuk bebas berekspresi.(*)

loading...

Sebelumnya

Pemerintah Kolombia dan FARC upayakan lagi kesepakatan damai

Selanjutnya

Dibayangi krisis, $152 triliun utang global tembus rekor dunia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe