Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Dokumen 30 angkot di Kaimana bermasalah
  • Kamis, 15 Juni 2017 — 17:41
  • 1511x views

Dokumen 30 angkot di Kaimana bermasalah

Temuan ini diketahui setelah razia pada Rabu (14/6/201) selama tiga jam dengan melibatkan Unit Lantas Polres Kaimana, Subden POM Kaimana dan Satpol PP.
Anggota Lantas Polres Kaimana sedang melakukan pemeriksaan sim dari pengemudi dalam razia gabungan bersama Dishub di terminal Pasar Krooy, Rabu (14/6/2017) – Jubi/Jacob Owen 
Admin Jubi
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Kaimana, Jubi – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kaimana, Papua Barat menemukan dokumen-dokumen bermasalah dari tiga puluh angkutan kota (angkot). 

Temuan ini diketahui setelah razia pada Rabu (14/6/201) selama tiga jam dengan melibatkan Unit Lantas Polres Kaimana, Subden POM Kaimana dan Satpol PP.

Kepala Seksi Angkutan Darat Dishub Kaimana, Syamsudin Maswatu mengatakan, pemeriksaan yang diusulkan dan dimasukkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dinas Perhubungan ini, merupakan program rutin pihaknya, khususnya Seksi Angkutan Darat, untuk mengecek dukumen KIR dan izin trayek angkutan umum. Ini dilakukan dua kali dalam setahun. 

“Ada kebijakan kami kepada pengendara untuk dapat memperbaiki/mengurus surat-suratnya bila telah mati. Kalau kita temukan kendaraan yang sama pada kegiatan yang kedua, maka langkah yang kami ambil sesuai dengan aturan yang berlaku tidak ada lagi kebijakan,” katanya

Dalam pemeriksaan kali ini Dishub mengecek ijin trayek, sementara Satlantas mengecek SIM, STNK dan kelengkapan kendaraan, Satpol PP mengecek kelengkapan administrasi dari kendaraan dinas, dan TNI (Subden POM) keamanan. 

Dari pemeriksaan itu 25 motor diamankan. Pelanggarannya pun bermacam-macam, seperti, pengendara tak menunjukkan SIM dan helm.

“Semua yang terjaring kami buatkan bukti tilang dan berikan kepada mereka untuk dapat menyelesaikan denda itu di bank yang telah ditunjuk baru dapat kami lepas kendaraannya. Kalau SIM-nya telah mati dan yang belum memiliki SIM kami ajak untuk membuat SIM,” kata Kasat Lantas Polres Kaimana, Iptu Yuli Purnanto. (Jacob Owen)

loading...

Sebelumnya

DPRD Sorong didesak sahkan perda adat

Selanjutnya

Usulan Dinas PU Kaimana sudah diterima legislator

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6122x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5720x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3823x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe