close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Produk olahan rumput laut Sarawandori butuh dorongan
  • Jumat, 16 Juni 2017 — 18:38
  • 2065x views

Produk olahan rumput laut Sarawandori butuh dorongan

"Diakui kami masih terbentur dengan pemasaran yang masih jauh dari kata mencukupi, setiap minggu kami hanya berproduksi 20 kg dengan bahan baku yang cukup mahal, didapatkan dengan harga Rp30 ribu per kg rumput laut, " ujarnya.
Ross Wondiwoi dan anggota Kelompok 2 Wamayakama dengan produk rumput laut mereka – Jubi/ Sindung Sukoco.
Sindung Sukoco
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua
 
Jayapura, Jubi - Ross Wondiwoi, ketua Kelompok 2 Wamayakawa mengungkapkan,  produk makanan olahan tradisional dari rumput laut yang berasal dari kelompoknya yaitu stick, mie, dodol, agar-agar, bakso, dan manisan masih terkendala dengan pemasaran dan uluran bantuan permodalan.
 
"Diakui kami masih terbentur dengan pemasaran yang masih jauh dari kata mencukupi, setiap minggu kami hanya berproduksi 20 kg dengan bahan baku yang cukup mahal, didapatkan dengan harga Rp30 ribu per kg rumput laut, " ujarnya.
 
Meski begitu, usaha yang didirikannya bersama 10 anggota dapat berjalan secara tradisional dengan banyak produknya dibawa ke Jakarta, Aceh, bahkan Belanda.
 
"Kita masih butuh tempat kerja bagi anggota, ini sangat penting,” ujarnya.
 
Ia berharap agar ada uluran bantuan dari pemerintah atau pihak swasta, dalam hal ini perbankan untuk bisa membantu kelancaran permodalan usaha bersama.
 
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Joko Supratikto menanggapi hal tersebut. BI, katanya, akan mencoba melakukan program pelatihan pencatatan usaha mikro usaha kecil dalam pembinaan transaksi keuangan yang memadai.
 
"Ini jadi informasi bagi saya, tim Kordinasi BUMN dan BUMD yang akan saya sampaikan atas potensi dari rumput laut yang ada, dengan pelatihan ini akan ada perbankan yang tertarik, sebab biasanya proses produksi itu banyak, tetapi menjaga pemasaran sangat sulit," ujarnya.
 
Ia juga akan mencoba mereplikasikan program yang pernah berhasil dalam pembinaan dan pembudidayaan rumput laut yang pernah dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia lainnya untuk dibawa ke Papua. (*)

loading...

Sebelumnya

Phulende Art Shop perkenalkan karya Mama-Mama Papua

Selanjutnya

Bank Indonesia buka kas titipan di BRI KC Serui

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4901x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4222x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2971x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2437x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe