Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pemprov Papua minta rumah sakit regional berperan aktif
  • Jumat, 16 Juni 2017 — 18:46
  • 3167x views

Pemprov Papua minta rumah sakit regional berperan aktif

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai mengatakan peran aktif harus dilakukan untuk memperpendek pelayanan kesehatan di Papua.
 Ilustrasi Rumah Sakit Regional di Papua - IST
Alexander Loen
Editor : Yuliana Lantipo
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Jayapura, Jubi - Pemerintantah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan meminta rumah sakit regional yang ada di beberapa kabupaten di wilayahnya untuk ikut berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai mengatakan peran aktif harus dilakukan untuk memperpendek pelayanan kesehatan di Papua.

"Keberadaan rumah sakit regional harus menjadi perhatian semua pihak, karena keberadaan rumah sakit diharapkan mampu memperpendek pelayanan kesehatan kepada masyarakat," kata Giyai kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (16/6/2017).

Ia menilai, rumah sakit regional yang berada di Biak, Merauke, Wamena, Mimika dan Nabire telah memberi pelayanan yang maksimal, namun harus ada peningkatan fasilitas maupun Sumber Daya Manusia (SDM).

Giyai mengatakan diera kepemimpinan Gubernur Papua Lukas Enembe, dana otonomi khusus diberikan 15 persen untuk menata dan melayani kesehatan di Papua. “Tugas kami, baik yang sedang kami lakukan maupun yang akan kami lakukan, berorientasi pada pelayanan," ucapnya.

Untuk itu, dirinya berharap jajaran petugas di bidang kesehatan di Papua mampu melaksanakan tugas pelayanan kesehatan, walaupun dengan medan yang sangat berat.

Secara terpisah, Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan dalam menghadapi masalah dan tantangan kesehatan di Papua diperlukan percepatan pembangunan kesehatan dan terobosan yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

"Dinas kesehatan harus membuat terobosan yang terukur dalam waktu relatif singkat serta hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat seperti masalah penurunan angka kematian anak, angka kematian ibu, dan angka kematian balita," kata Enembe.

Menurutnya, terobosan-terobosan yang telah dilakukan pemerintah untuk memajukan kesehatan di Papua diantaranya kartu Papua sehat dan sistem rujukan, jaminan 1000 hari pertama kehidupan, layanan kesehatan terbang dan terapung yang disebut pelayanan kaki telanjang dan dukungan pelaksanaan bantuan operasional kesehatan. (*) 

loading...

Sebelumnya

Papua tidak datangkan daging sapi dari Jawa

Selanjutnya

Pemprov Papua berkewajiban tegakkan hak asasi perempuan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe