Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polda Papua akan kirim 80 Brimob ke Puja
  • Sabtu, 17 Juni 2017 — 08:31
  • 2707x views

Polda Papua akan kirim 80 Brimob ke Puja

"Kami rencana memperbantukan sekitar 80 Brimob untuk membantu pengamanan pleno KPU nantinya. Kalau lima distrik sudah bisa dipleno. Satu distrik bagaimana KPU putusukan karena harus lewat evaluasi. Evaluasi ini yang menentukan. Harus ada semua pasangan calon. Satu pasangan calon informasinya sedang berada di luar Puncak Jaya," kata Kapolda di Kodam XVII/Cenderawasih, Jumat (16/6/2017)
Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar - Jubi/Arjuna 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Dominggus Mampioper

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Jayapura, Jubi - Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar menyatakan pihaknya akan memperbantukan 80 personel Brimob ke Puncak Jaya (Puja) untuk membackup pengamanan pleno KPU paska PSU enam distrik di kabupaten itu.

"Kami rencana memperbantukan sekitar 80 Brimob untuk membantu pengamanan pleno KPU nantinya. Kalau lima distrik sudah bisa dipleno. Satu distrik bagaimana KPU putusukan karena harus lewat evaluasi. Evaluasi ini yang menentukan. Harus ada semua pasangan calon. Satu pasangan calon informasinya sedang berada di luar Puncak Jaya," kata Kapolda di Kodam XVII/Cenderawasih, Jumat (16/6/2017)

Menurutnya, hasil PSU satu dari enam distrik yang bermasalah yakni Distrik Yamoneri, lantaran ketika itu terjadi rusuh antar pendukung pasangan calon di distrik itu.

Katanya, Di Yamoneri masyarakat saling klaim. Ada dua kubu mengklaim delapan ribu lebih suara di distrik itu salah satu paslon tertentu, kubu lain mengklaim milik paslon yang mereka dukung. Selain itu tidak ada TPS di 16 kampung di distrik itu. 

"Unsur PPD cepat ambil kesimpulan mememangkan kaniddat tertenu dan penyamian PPD direspon negatif oleh mas yang juga mengklami kandidatnya yang menang," ujarnya.

Menurutnya, KPU dan Bawaslu akan mengevaluasi hasil PSU di Distrik Yamoneri. Tiga pasangan calon akan dihadirkan agar ada penentuan format baru untuk distri bermasalah itu.

"Apa yng harus dilakukan, kami masih tunggu hasil rapat evaluasi KPU. Kami tidak mau mendahului karena itu kewenangan KPU," katanya. 

Katanya, empat anggota polisi terkena panah ketika berupaya membubarkan dua kubu pasangan calon di Distrik Yamoneri yang terlibat rusuh agar tidak meluas.  

"Anggota kami ada yang kena panah di lengan, paha, kaki dan pundak. kini sedang dalam perawata. Dari unsur masyarakat, ada satu orang kena panah," ucapnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Oknum anggota TNI terduga Alkitab terbakar, terancam lima tahun penjara

Selanjutnya

Pilkada 2018, DPP PSI masih menunggu masukan dari DPW

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe