Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pilkada 2018, DPP PSI masih menunggu masukan dari DPW
  • Sabtu, 17 Juni 2017 — 08:35
  • 2364x views

Pilkada 2018, DPP PSI masih menunggu masukan dari DPW

Bagaimana dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyikapi dan dukungan terhadap kandidat pada Pilkada Gubenur Papua 2018 mendatang? Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Suci Mayangsari mengatakan, untuk Pilkada 2018, pihaknya belum memiliki suara di DPR RI karena hingga kini PSI diverifikasi oleh pihak KPU untuk menjadi salah satu partai baru peserta Pemilu.
Suasana pertemuan PSI Papua yang berlangsung di salah satu hotel di Jayapura - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dominggus Mampioper

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Jayapura, Jubi - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2918, khususnya pemilihan Gubernur dan. Wakil Gubernur Papua gaungnya cukup kencang dan memaksa para kandidat untuk terus bergerilnya guna mendapatkan dukungan dari berbagai Partai Politik (Parpol) peserta pemilu.

Bagaimana dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyikapi dan dukungan terhadap kandidat pada Pilkada Gubenur Papua 2018 mendatang? Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Suci Mayangsari mengatakan, untuk Pilkada 2018, pihaknya belum memiliki suara di DPR RI karena hingga kini PSI diverifikasi oleh pihak KPU untuk menjadi salah satu partai baru peserta Pemilu.

"Namun untuk Pilkada 2018 di Papua, kami menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Wikayah (DPW) karena DPW lah mengetahui sosok mana yang patut diberikan dukungan," katanya.

Mayangsari menambahkan, saat ini PSI sudah lolos verifikasi awal sarat minimal sebagai sebuah Parpol di Kemenkumham RI, untuk verifikasi KPU saat ini sedang berlangsung karena menyangkut jumlah keanggotaan atau pengurus di setiap wilayah yang ada di Indonesia. Minimal 75 persen, dan itu sudah terpenuhi dan di Papua sudah beres.

"Saat ini kamu belum menjadi sebuah partai yang diakui oleh KPU sebagai peserta pemilu sehingga belum mempunyai suara untuk memberikan dukungan. Kalaupun memang memberikan dukungan tidak memakai nama PSI, karena legalitas sebagai partai belum bisa. Jadi mungkin perorangan," ujarnya.

Namun intinya, menurut Mayangsari, PSI bukan melihat figur namun melihat ada kesamaan karakteristik atau persamaan nilai-nilai yang ada di dalam tokoh-tokoh tersebut. Misalnya ada persamaan tidak membedakan suku bangsa, tidak mendiskriminasi suku tertentu atau memperdebatkan agama dan lain sebagainya. 

"Kalau ada kesamaan tersebut, PSI akan mendukung dengan sepenuhnya," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPW PSI Papua, Kasim Lasuliha mengatakan, untuk saat ini PSI Papua masih melakukan pembenahan dalam tubuh partai untuk bisa lolos verifikasi PSU. Terkait dukungan, PSI Papua kembalikan ke individu masing-masing-masing anggota.

"Selain itu, ini menjadi pelajaran politik pertama bagi kami sebagai calon peserta pemilu. Saya sebagai Ketua DPW PSI Papua berharap anggota PSI Pspua bisa menyalurkan hak politiknya dengan baik dan dapat melihat figur mana yang cocok menjadi pemimpin di Papua lima tahun ke depan," katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Polda Papua akan kirim 80 Brimob ke Puja

Selanjutnya

Denda diselesaikan, proses hukum kasus Edison Matuan tetap jalan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe