Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sulawesi
  3. Jumlah wisman ke Sulut meningkat 251 persen
  • Kamis, 06 Oktober 2016 — 15:50
  • 1555x views

Jumlah wisman ke Sulut meningkat 251 persen

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang berkunjung ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan Agustus 2016 mengalami peningkatan sebesar 251,76 persen. Mayoritas wisman berasal dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT). 
Ilustrasi wisatawan. --tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Manado, Jubi - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang berkunjung ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada bulan Agustus 2016 mengalami peningkatan sebesar 251,76 persen. Mayoritas wisman berasal dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT). 

"Kunjungan melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi pada Agustus 2016 sebesar 7.904 orang meningkat sebesar 251,76 persen dibandingkan bulan sama tahun sebelumnya sebanyak 2.247 Orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Moh Edy Mahmud di Manado, Kamis (6/10/2016). 

Dia mengatakan pada bulan Agustus 2016 sebanyak 7.904 orang atau meningkat sebesar 2,96 persen dibanding bulan Juli 2016 yang berjumlah 7.677 orang. 

Wisatawan Mancanegara yang datang didominasi oleh warga RRT sebanyak 6455 orang (81,67 persen), diikuti oleh Singapura 229 orang (2,90 persen), Jerman 154 orang (1,95 persen), Jepang 130 Orang (1,64 persen), Hongkong 129 Orang (1,63 persen), Amerika 115 Orang (1,45 persen), Belanda 85 Orang (1,08 persen), Inggris 80 Orang (1,01 persen), Australia 72 Orang (0,91 persen), dan Malaysia 51 Orang (0,65 persen). 

Dia berharap, kunjungan wisman ke Sulut akan semakin tinggi karena dampak ke semua sektor cukup tinggi. "Objek wisata yang ada di Sulut harus terus diperbaiki dan ditingkatkan sehingga semakin banyak turis yang datang," katanya.

Sementara itu, di Palu, Pemprov Sulawesi Tengah menandatangani kerjasama dengan pemerintah daerah di regional Sulawesi untuk pengembangan sektor pariwisata.  Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Tengah, Hj. Siti Norma Mardjanu, menyatakan sektor pariwisata akan menjadi modal utama pembangunan daerah yang memberikan dampak yang sangat besar terhadap keterbukaan lapangan pekerjaan dan mengurangi angka kemiskinan. 

Dia mengutarakan pemerintah daerah lewat kerjasama yang telah terbangun itu, akan turut serta saling mendukung even-even pengembangan dan promosi wisata serta budaya dan keunggulan lainnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Gempa bumi rata-rata 150 kali sebulan di Sulteng

Selanjutnya

RSUD Sultra kekurangan dokter spesialis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4863x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4285x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4147x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3484x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2932x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe