close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Eunike Ohee, jual lukisan kulit kayu penuhi kebutuhan keluarga
  • Senin, 19 Juni 2017 — 18:53
  • 2534x views

Eunike Ohee, jual lukisan kulit kayu penuhi kebutuhan keluarga

Penjual lukisan kulit kayu, Eunike Ohee mengaku dirinya menjual lukisan kulit kayu tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 
Ibu Eunike dengan hasil karyanya, tas tangan dari kulit kayu. Ia menjual ukiran kulit kayu untuk kebutuhan ekonomi keluarga – Jubi/Engel Wally  
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Lukisan kulit kayu khombouw (bahasa Sentani) yang dipamerkan pada ajang Festival Danau Sentani (FDS) X, Senin (19/6/2017) di Pantai Kalkhote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura ternyata tak hanya untuk pameran. 

Penjual lukisan kulit kayu, Eunike Ohee mengaku dirinya menjual lukisan kulit kayu tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

“Bahan kulit kayu yang kita ukir ini dibuatkan tas tangan dengan berbagai ukuran. Ukuran besar biasa kami beri harga Rp 300.000, sementara untuk ukuran buku tulis dan map kami beri harga Rp 250.000. Topi dan ikat kepala tergantung ukuran, Rp 250.000-Rp 300.000 per buah. Biasanya diikutkan dalam pameran,” katanya kepada Jubi di Khalkote, Senin (19/6/2017). 

Ia mengaku pernah mendapatkan Rp 55 juta sekali pameran. Sementara saat FDS dirinya meraup hingga Rp 15 juta. 

“Biasanya hasil yang kami dapat ini dibagi juga dengan orang-orang yang turut membantu pembuatan hasil karya ini. Selain itu digunakan untuk kebutuhan biaya sekolah anak-anak dan kebutuhan ekonomi keluarga,” ujar ibu empat anak ini.  

Salah satu pengunjung FDS, Sumiyati mengaku sangat tertarik dengan kerajinan tangan, terutama lukisan kulit kayu yang dipamerkan. Selain memiliki ciri khas daerah, tas tangan ini unik dibandingkan produk-produk modern.

“Saya secara pribadi sangat menggemari dan mengagumi kreativitas mama-mama di sini, yang mampu menciptakan tas tangan dari kulit kayu. Hingga saat ini saya sudah memiliki kurang dari tujuh tas yang saya beli dalam ajang FDS dan pameran budaya. Tujuan utama ke FDS pasti saya datang membeli tas ini,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Hujan, hari pertama FDS berjalan baik 

Selanjutnya

Kemenpar RI sebut FDS unik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4952x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4348x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4121x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2550x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe