Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Kubu antikemerdekaan menang mutlak di Kaledonia Baru
  • Selasa, 20 Juni 2017 — 09:12
  • 1325x views

Kubu antikemerdekaan menang mutlak di Kaledonia Baru

Kubu antikemerdekaan di teritori Prancis Pasifik menang telak dalam pemilu parlemen Prancis.
Sidang parlemen Prancis. /RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua,

Noumea, Jubi – Kubu antikemerdekaan di teritori Prancis Pasifik menang telak dalam pemilu parlemen Prancis. Dua kursi jatah teritori dikuasai sepenuhnya oleh Caledonia Together yang menentang kemerdekaan teritori tersebut dari Prancis.

Philippe Gomes, yang merupakan anggota parlemen petahana berhasil mempertahankan kursinya dengan mengalahkan kandidat dari kubu prokemerdekaan, Louis Mapou dalam putaran kedua pemilu parlemen yang berlangsung pada Minggu (18/6/2017).

Satu kursi lainnya dimenangkan oleh Menteri Anggaran, Philippe Dunoyer setelah mengalahkan Sonia Backes dari kubu antikemerdekaan, Partai Republik. Namun, Dunoyer menyatakan bahwa demi kekuatan kubu antikemerdekaan dalam referendum tahun depan, ia akan mendukung Partai Republik.

Berbeda dengan Kaledonia Baru, kubu prokemerdekaan berjaya di Polinesia-Prancis. Maina Sage dari Partai Tapura Huiraatira terpilih kembali menjadi anggota parlemen Prancis dari teritori tersebut. Ia terjun ke dunia politik di Paris setelah diajak rekannya satu partai yang juga menjabat sebagai menteri pendidikan, Nicole Sanquer. Selanjutnya, kedua politisi Partai Tapura ini akan mendukung dan mengamankan kebijakan Emmanuel Macron di Polinesia-Prancis.

Sebelumnya, Emmanuel Macron dan gerakannya, En Marche tidak mendukung secara resmi satupun kandidat parlemen dari teritori Prancis di Pasifik.

Keduanya berhasil mengalahkan politisi antikemerdekaan dari Partai Tahoeraa Huiraatira. Sementara untuk kursi ketiga, kubu prokemerdekaan yang diwakili Moetai Brotherson dari Partai Tavini Huiraatira mengalahkan mantan menteri kesehatan, Patrick Howell.

Menyusul kemenangannya, anggota parlemen Prancis terpilih dari kubu prokemerdekaan ini menyatakan bahwa ia berniat membangun poros dalam parlemen yang terdiri dari para politisi dari teritori Prancis di luar Eropa, terutama Pasifik.

Moetai Brotherson sebagai politisi pertama dari Partai Tavini Huiraatira yang berhasil memenangkan kursi di parlemen Prancis. Ia akan bertugas nanti di parlemen bersama dua kandidat terpilih lainnya yang berasal dari Partai Tapura Huiraatira.

Meski kedua kandidat terpilih dari Partai Tapura Huiraatira telah menyatakan akan mendukung kebijakan Emmanuel Macron. Brotherson mengatakan jika poros parlemen nanti sudah terbentuk, ia akan mendekat dan mendukung kebijakan partai kiri yang dipimpin Jean-Luc Melenchon. Padahal Brotherson mendapat limpahan suara dari kandidat antikemerdekaan Partai Tahoeraa Huiraatira yang kalah di putaran pertama, Vincent Dubois.

En Marche Berjaya

Di Prancis sendiri, partai pendukung presiden Emmanuel Macron, La République En Marche (LREM), menang absolut dengan menguasai mayoritas kursi di parlemen nasional Prancis dalam pemilu yang digelar pada Minggu (18/6/2017) waktu setempat. Meski kemenangan LREM tidak segemilang yang diprediksi oleh lembaga-lembaga jajak pendapat, namun kemenangannya tetap menobatkan LREM sebagai penguasa parlemen hingga lima tahun ke depan.

Berdasarkan hasil perolehan suara sementara yang dikumpulkan lembaga jajak pendapat dan hitung cepat hasil pemilu, Kanfar Sopres, hingga Minggu malam pukul 21.00 waktu setempat, LREM dan partai pendukungnya, partai MoDem berhasil mengamankan 364 dari 577 kursi.

Pemilu parlemen Prancis sekarang ini juga sangat minim partisipasi politik pemilih. Sekitar 57 persen hak suara tidak digunakan dan memilih abstain. Angka partisipasi politik seperti ini merupakan terendah sejak pemilu legislatif Republik Ke-V pada tahun 1958.

Perdana Menteri Prancis, Edouard Philippe khawatir hal ini akan menjadi beban bagi pemerintahan mendatang. Ia mengaku akan berusaha untuk memenangkan hati rakyat dengan cara menunjukkan kerja-kerja yang baik. “Kerja keras ini akan dimulai pada malam nanti, para anggota parlemen yang mayoritas ini akan bersatu dan mendukung pemerintahan yang akan menjalankan program-program presiden terbaru,” ujarnya.

Berdasarkan perkiraan sementara itu juga, partai konservatif Les Républicains (LR) dan aliansinya akan menjadi kekuatan kedua dalam parlemen nasional. François Baroin, yang memimpin kampanye legislatif telah mengucapkan selamat kepada Macron. “Aktor utama dari segala kemenangan ini yang akan memegang kekuasaan untuk menjalankan misi Prancis yang telah diamanatkan kepadanya,” ujarnya.

Senada dengan kekhawatiran Edouard Philippe, Baroin juga waswas dengan rendahnya angka partisipasi politik pemilu parlemen kali ini. Menurut dia, Prancis tidak pernah seburuk ini dalam sejarah. “Presiden harus mengambil langkah-langkah terkait hal ini,” tuturnya.

Sementara, kubu Sosialis dan aliansinya diperkirakan akan meraih 44 kursi. Kubu komunis berhasil menyelamatkan muka dengan hanya meraih 16 kursi ditambah 9 kursi dari aliansinya.

Konfigurasi politik dari hasil pemilu ini akan mempengaruhi corak kebijakan di teritori Prancis yang ada di Pasifik. Bagi Kaledonia Baru, yang pasti Macron dan kabinetnya telah berulang kali mendukung terlaksananya referendum kemerdekaan pada November tahun depan sebagai bagian dari Kesepakatan Noumea tahun 1998. **

loading...

Sebelumnya

Tentara Australia bantu distribusikan logistik pemilu PNG

Selanjutnya

Pimpinan Caledonian Union menyesal serukan boikot pemilu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat