Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Di SD YPPK Kalilam, dana BOS belum dicairkan
  • Selasa, 20 Juni 2017 — 18:43
  • 569x views

Di SD YPPK Kalilam, dana BOS belum dicairkan

“Kami sedang menyiapkan kwitansi bersama dokumen foto untuk dilampirkan sekaligus dijilid, baru diserahkan ke dinas. Selanjutnya melakukan pencairan dana,” ujarnya dan menambahkan, dana BOS tahun 2016 juga sama senilai Rp70 juta.
Anak-anak dari daerah pedalaman Kimaam sedang foto bersama – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Merauke, Jubi - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) Kalilam, Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke tahun 2017 senilai Rp70 juta, belum dicairkan. Karena masih harus dibuatkan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SD YPPK Kalilam, Marianus Tondeka kepada Jubi Sabtu (17/6/2017). Menurutnya, dana BOS tahun ini, sudah masuk di rekening sekolah. Hanya saja, tak bisa langsung dicairkan. Sesuai ketentuan dari pusat, pencairan dapat dilakukan setelah membuat laporan pertanggungjawaban dana tahun 2016.

“Kami sedang menyiapkan kwitansi bersama dokumen foto untuk dilampirkan sekaligus dijilid, baru diserahkan ke dinas. Selanjutnya melakukan pencairan dana,” ujarnya dan menambahkan, dana BOS tahun 2016 juga sama senilai Rp70 juta.

Dana BOS yang dikucurkan, lanjut Marianus, dimanfaatkan sesuai petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Pendidikan RI seperti pengadaan bukti pelajaran maupun alat tulis bagi bagi anak didik.

“Tidak diperkenankan membagikan dana dimaksud kepada anak didik ataupun membeli kebutuhan makan-minum mereka. Pemanfaatan harus tepat sasaran,” tuturnya.

Ditambahkan, sedikit dari dana BOS, disisihkan membayar gaji guru honorer yang berjumlah sembilan orang. Biasanya, setiap bulan diberikan Rp300.000/guru. Namun, pembayaran dilakukan enam bulan sekali.

“Dana BOS yang dikucurkan, disesuaikan jumlah murid. Oleh karena di SD YPPK Kalilam berjumlah 203 anak. Dananya dari tahun lalu dan sekarang masih tetap Rp70 juta,” ujarnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa beberapa hari lalu meminta kepada setiap sekolah agar memanfaatkan dana BOS dengan sebaik mungkin.

Artinya, jelas Sirfefa, pemanfaatan sesuai juknis. Karena tentunya pasti harus membuat laporan pertanggungjawaban terlebih dahulu sebelum pencairan tahap berikutnya. (*)

Sebelumnya

Tanah yang ditempati 125 KK milik provinsi

Selanjutnya

Sekda Merauke akui tender proyek terlambat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe