Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Sekda Merauke akui tender proyek terlambat
  • Selasa, 20 Juni 2017 — 18:46
  • 644x views

Sekda Merauke akui tender proyek terlambat

Dalam beberapa minggu ke depan, jelas Sekda, sudah bisa diketahui siapa saja pemenang. Sehingga pekerjaan proyek dapat dilaksanakan. “Saya akui terlambat, namun akan dikejar sehingga selesai tepat waktu,” katanya.
Sekda Merauke, Daniel Pauta usai menghadiri pertemuan bersama DPRD beberapa hari lalu – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Merauke, Jubi - Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Daniel Pauta mengakui jika tender proyek tahun ini terlambat dilakukan. Namun, saat ini ini sekitar 72 paket proyek sedang dilelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Hal itu diungkapkan Pauta kepada Jubi Sabtu (17/6/2017). “Saya sudah mendapat laporan kalau 72 paket proyek sedang dilakukan pelelangan. Dari jumlah tersebut, sekitar tiga telah ada pemenang tendernya,” ujarnya.

Dalam beberapa minggu ke depan, jelas Sekda, sudah bisa diketahui siapa saja pemenang. Sehingga pekerjaan proyek dapat dilaksanakan. “Saya akui terlambat, namun akan dikejar sehingga selesai tepat waktu,” katanya.

Ditanya jumlah proyek keseluruhan tahun 2017, Sekda mengaku tidak tahu. “Saya kurang tahu jumlah keseluruhan proyek tahun ini. Silakan ditanyakan ke dinas teknis,” saran dia.

Sekda juga enggan bicara tentang serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Merauke tahun ini yang masih sangat rendah. “Kalau soal penyerapan, lebih baik tanya ke Badan Keuangan dan Aset Daerah serta Bappeda setempat. Dua instansi itu lebih mengetahui,” katanya.

Sementara anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Daniel Walinaulik mengatakan, perlu ada penjelasan transparan dari pemerintah terkait serapan APBD. Karena banyak kegiatan pembangunan belum berjalan maksimal.

“Saya kira Bupati Merauke, Frederikus Gebze perlu memberikan penjelasan tentang serapan APBD termasuk pembangunan baik infrastruktur dan lain-lain. Sehingga dapat diketahui masyarakat,” pintanya. (*)

Sebelumnya

Di SD YPPK Kalilam, dana BOS belum dicairkan

Selanjutnya

Siswa belajar sambil melantai, Kadis P dan P Merauke akui sudah terima laporan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe