TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Dinas Tanaman Pangan perkenalkan mesin penggiling 
  • Rabu, 21 Juni 2017 — 13:21
  • 1305x views

Dinas Tanaman Pangan perkenalkan mesin penggiling 

“Kami urus tanaman pangan yang strategis itu padi, jagung, kedelai dengan umbi-umbian. Kemudian holtikulutra itu buah-buahan dan sayuran-sayuran,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Jayapura, Adolof Yoku, Selasa (20/6/2017). 
Salah satu stan pameran dalam FDS X – Jubi/Engel Wally
Yance Wenda
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Jayapura berpartisipasi dalam ajang Festival Danau Sentani (FDS) X di Pantai Kalkhote, Distrik Sentani Timur, 19-23 Juni 2017 untuk memperkenalkan program-programnya dan mesin-mesin pertanian, seperti penggiling dan penanam padi. 

“Kami urus tanaman pangan yang strategis itu padi, jagung, kedelai dengan umbi-umbian. Kemudian holtikulutra itu buah-buahan dan sayuran-sayuran,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Jayapura, Adolof Yoku, Selasa (20/6/2017). 

“Kami juga memiliki beberapa OPTD pembibitan pangan pokok padi, kedelai, kacang tanah, kacang ijo dan buah-buah itu seperti mangga, rambutan duku, salak durian, matoa dan pisang,” lanjutnya.

Menurut dia, pihaknya mengajak orang asli Papua untuk menanam lebih banyak tanaman pokok seperti padi, jagung dan umbi-umbian. 

“Hampir selama ini pertanian OAP itu pertanian yang tidak menetap. Untuk itu, kita melakukan pendekatan dengan tanaman pokok ini. Kita dukung OAP untuk membuka lahan menanam padi. Mereka juga harus bisa tanam padi. Kita paksakan untuk dia harus berubah kebiasaan bertani tradisional,” katanya. 

Ia mengaku sudah memberikan bantuan kepada petani berupa mesin traktor besar beroda empat dan dua serta mesin panen padi. Tahun ini pihaknya menyediakan 31 hektare lahan sawah di tiga distrik.

“Di Ebung Fauw ada 15 hektare, Namblong 8 hektare dan Kemtuk Gresi 8 hektare. Di tiga daerah ini kita fokus lahan sawah. Mereka menyiapkan lahan dalam kondisi tanam dan kita bantu bibit untuk mereka kelola masing-masing,” katanya. 

“Bantuan yang  diberikan traktor roda empat itu ada 6 unit, traktor roda dua 50 unit, mesin tanam padi 12 kombain, mesin panen yang mini dengan yang besar itu juga 12 pada tahun 2016. Itu bantuan langsung dari kementerian pertanian direktorat sarana prasarana dan juga bantuan dari aspirasi DPRI yang berjumlah sebanyak 138 yunit mesin yang bermacam-macam,” lanjutnya. 

Anggota Komisi V DPRD Kabupaten Jayapura, Abraham Demonggreng yang membidangi pertanian, peternakan dan perikanan mengharapkan kerja sama ini terus ditingkatkan demi kemajuan ekonomi di Tanah Papua. (*)

loading...

Sebelumnya

Mahasiswa Yalimo galang dana terima mahasiswa baru

Selanjutnya

Sidang sengketa tanah gereja Adven ditunda

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4869x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4293x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4162x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3490x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2945x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe