Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Guru dituntut untuk kerja profesional
  • Kamis, 22 Juni 2017 — 21:28
  • 1348x views

Guru dituntut untuk kerja profesional

Kepala Kantor Agama Kabupaten Jayapura, Oktovianus Napo mengatakan, melalui guru agama akhlak dan pengetahuan setiap anak didik akan lebih baik melalui pendidikan agama yang baik.  
Suasana kegiatan pembinaan guru agama se-Kabupaten Jayapura  - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Guru yang mengabdi di Kabupaten Jayapura dituntut untuk bekerja secara profesional. Pekerjaan sebagai guru sangat mulia, apalagi guru agama.

Kepala Kantor Agama Kabupaten Jayapura, Oktovianus Napo mengatakan, melalui guru agama akhlak dan pengetahuan setiap anak didik akan lebih baik melalui pendidikan agama yang baik.  

“Profesi guru sangat mulia, apalagi guru agama. Karena pengetahuan mengenai agama sangat penting bagi setiap anak dalam dunia pendidikan saat ini,” katanya usai memberikan arahan kepada sejumlah guru agama di daerah ini yang mengikuti kegiatan pembinaan guru agama se-Kabupaten Jayapura, Kamis (22/6/2017)  

Oktofianus berharap agar pembinaan keagamaan dalam dunia pendidikan berjalan dengan baik. Pendidikan karakter terhadap anak juga harus dibimbing dengan baik. 

“Anak mau pintar sampai setinggi langit tetapi moral dan pengetahuan soal agama sangat kurang juga tidak menjamin. Oleh sebab itu, kita berharap agar pendidikan keagamaan di setiap sekolah tetap ditingkatkan,” ujarnya.  

Secarah terpisah, Gerson Ondoapo salah satu guru agama yang mengikuti kegiatan tersebut mengatakan bahwa pembinaan dan perhatian semua pihak harus berjalan seimbang. 

“Kita berusaha semaksimal mungkin bagi anak-anak didik kita tetapi perhatian dari dinas dan instansi terkait terhadapn upaya kita tidak seimbang dengan apa yang kita kerjakan juga sama saja. Seharusnya semua seimbang,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

FDS harus hargai karya cipta masyarakat

Selanjutnya

Penjual noken keluhkan sepinya pembeli

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe