Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Kadis Perindustrian Nabire tutup pelatihan suvenir
  • Jumat, 23 Juni 2017 — 18:44
  • 4148x views

Kadis Perindustrian Nabire tutup pelatihan suvenir

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire Yulius Kayame mengatakan alam Papua memiliki banyak sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan menjadi bernilai ekonomis.
Hasil kerajinan dari peserta pelatihan suvenir – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Nabire, Jubi – Guna mengembangkan pengrajin suvenir bagi para wirausaha di Nabire, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) provinsi dan kabupaten melaksanakan pelatihan teknis pembuatan suvenir dari berbagai aksesoris, seperti tas, kalung, gantungan kunci dan beberapa suvenir lainnya.

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire Yulius Kayame mengatakan alam Papua memiliki banyak sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan menjadi bernilai ekonomis.

“Apalah artinya memiliki SDA yang berlimpah namun tidak didukung sumber daya manusianya,” kata Yulius, Kamis (21/6/2017).

Yulius meminta peserta agar sekembalinya ke tempat masing – masing, harus melanjutkan yang diterima selama latihan ini.

“Jangan latihan dan pulang duduk diam. Manfaatkan pengetahuan yang sudah diajari. Buat kelompok dan bekerja sama,” tuturnya

Diharapkan pelatihan itu dapat menciptakan pertumbuhan industri dan wirausaha baru yang tangguh, kuat, serta siap bersaing. “Kita tidak bisa tinggal diam, banyak potensi dari masyarakat hanya karena keterbatasan pengetahuan.
Sehingga kami tetap akan mendorong masyarakat melalui program dari pemerintah guna meningkatkan pertumbuhan industri dengan bahan – bahan yang ada,” katanya

Di tempat yang sama, Kepala seksi Industri Kecil, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Ibrahim Nauw mengatakan materi yang diberikan selama pelatihan diberikan oleh pengusaha yang berasal dari Yogyakarta

“Target kita adalah dengan adanya teman – teman yang sudah dilatih ini nantinya memiliki kelompok, sehingga mempermudah pemerintah untuk bisa memberikan bantuan yang mereka harapkan. Dengan maksud supaya usaha mereka bisa berjalan,” katanya.

Menurutnya membuat kelompok sangat penting karena lebih mudah mendapatkan bantuan jika dibandingkan dengan perorangan.

“Ke depan Nabire bisa menjadi icon, sebab di sini daerah wisata. Seperti hiu paus. Ini kan potensi,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Bupati Nabire sampaikan LKPJ tahun 2016

Selanjutnya

Menggugat kunjungan Presiden ke Tanah Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe