Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Bupati Tolikara silaturahmi dengan umat muslim di Karubaga
  • Rabu, 28 Juni 2017 — 17:58
  • 2139x views

Bupati Tolikara silaturahmi dengan umat muslim di Karubaga

Bupati Tolikara dalam arahannya mengakui dirinya melihat selama dua tahun terakhir ini, masyarakat Tolikara pada umumnya mempunyai kesadaran tinggi tentang kebersamaan dan cara pandang beragama, terbukti  pada saat umat muslim menunaikan ibadah salat Id di musala Khairul Ummah, berjalan aman dan tertib. 
Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo didampingi Ketua I DPRD Tolikara Epius Obama Tabo, bersama sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tolikara dan tokoh agama nasrani serta tokoh masyarakat. Jubi
Admin Jubi
Editor : Yuliana Lantipo
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Tolikara, Jubi - . Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo didampingi Ketua I DPRD Tolikara Epius Obama Tabo, bersama sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tolikara dan tokoh agama nasrani serta tokoh masyarakat, bersilaturahmi dengan warga muslim Tolikara, pada hari pertama lebaran di musala Khairul Ummah, Distrik Karubaga Tolikara, Minggu (25/6/2017).

Bupati Tolikara dalam arahannya mengakui dirinya melihat selama dua tahun terakhir ini, masyarakat Tolikara pada umumnya mempunyai kesadaran tinggi tentang kebersamaan dan cara pandang beragama, terbukti  pada saat umat muslim menunaikan ibadah salat Id di musala Khairul Ummah, berjalan aman dan tertib. 

“Saya melihat masyarakat Tolikara pada umumnya sudah membangun kebersamaan antar agama. Saya berharap kebersamaan yang sudah terbangun baik ini, ke depan terus dijaga dan ditingkatkan,” harap Bupati.

Bupati juga mengapresiasi tinggi kepada tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh perempuan serta seluruh lapisan masyarakat bersama anggota TNI/Polri Tolikara, yang ikut menjaga pelaksanaan ibadah salat Id umat muslim. 

"Guna memperkuat kebersamaan antar umat beragama di Tolikara, kami berkomitmen akan membentuk sebuah wadah yakni FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) tingkat Kabupaten Tolikara. Nantinya di dalam forum ini semua tokoh agama dilibatkan untuk membahas dan menyatukan pendapat tentang kerukunan beragama," katanya.

Dikatakannya lagi, penerapan hukum-hukum agama secara utuh dalam negara Pancasila adalah dimungkinkan. Semangat pluralisme dan ketuhanan yang dikandung Pancasila telah siap mengadopsi kemungkinan itu. Tak perlu ada ketakutan atau pun kecemburuan apa pun, karena hukum-hukum agama hanya berlaku pada pemeluknya.

“Jika ada ormas – ormas tertentu yang melawan asas – asas negara patut kita bentengi dengan kebersamaan. Kita proteksi kelompok – kelompok paham radikal itu masuk di daerah Tolikara. Jika kedapatan masuk di Tolikara kita harus wajib lawan,” tegas Bupati. 

Sementara itu, ustaz Ali Muktar memberikan penghargaan setinggi – tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara terutama Bupati Usman G. Wanimbo yang telah mengajak seluruh warga Tolikara, baik Umat Nasrani maupun umat beragama lain yang ikut menjaga keamanan di Tolikara.

"Saya berharap hubungan kebersamaan antar umat beragama yang sudah terbangun ini terus dijaga dan ditingkatkan ke depan dan lebih baik lagi," katanya.

Selanjutnya, Ketua I DPRD Tolikara Epius Obama Tabo mengakui secara keseluruhan sebenarnya sudah sejak dulu masyarakat Tolikara memiliki sikap kebersamaan.

"Saya akui peristiwa 17 Juli 2015 itu sebenarnya diciptakan oleh oknum – oknum tertentu. Kami sudah memiliki data tentang peristiwa itu. Sebangian besar masyarakat Indonesia bahkan masyarakat dunia menganggap peristiwa 17 Juli 2015 itu adalah peristiwa intoleransi, namun kenyataannya tidak terbukti, hingga sampai saat ini masyarakat Tolikara baik umat nasrani sebagai mayoritas, hidup berdampingan dengan umat muslim Tolikara sebagai umat minoritas. Hubungan kebersamaan dan keharmonisan terjalin dengan baik," katanya. (Diskominfo TR)
 

loading...

Sebelumnya

Pasca bentrok warga, situasi Nduga kondusif

Selanjutnya

Gereja diresmikan, Jemaat Eklesia Basal, Korupun pesta rakyat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe