Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Dermaga Yahim dipenuhi sampah, lalu lintas macet 
  • Kamis, 29 Juni 2017 — 19:26
  • 2003x views

Dermaga Yahim dipenuhi sampah, lalu lintas macet 

Sampah-sampah yang bertumpukan dengan ketebalan sekitar 2 – 3 cm tersebut dibawa banjir melalui sungai-sungai yang bermuara ke danau Sentani. Akibatnya lalu lintas transportasi danau terhambat karena sampah yang disebabkan oleh hujan pada Selasa pagi, 26 Juni 2017 itu. 
Sampah-sampah yang mengapung di dermaga Yahim – Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Dermaga Yahim yang terletak di Kampung Yahim, Kelurahan Dobonsolo, Kabupaten Jayapura, kini dipenuhi sampah-sampah kiriman dari kawasan perkotaan. 

Sampah-sampah yang bertumpukan dengan ketebalan sekitar 2 – 3 cm tersebut dibawa banjir melalui sungai-sungai yang bermuara ke danau Sentani. Akibatnya lalu lintas transportasi danau terhambat karena sampah yang disebabkan oleh hujan pada Selasa pagi, 26 Juni 2017 itu. 

Kepala Kampung Yahim, Yusak Pangkali mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk membersihkan kawasan dermaga.

“Sampah yang turun melalui sungai akibat banjir yang turun dua hari lalu ini baru pertama kali. Dampaknya memang cukup terasa bagi masyarakat di kampung ini. Antara lain macetnya arus lalu lintas yang setiap hari digunakan masyarakat dari setiap kampung yang hendak ke kota,” katanya kepada Jubi di Yahum, Kamis (29/6/2017). 

Ia mengaku sudah mengusulkan pembangunan dermaga permanen pada beberapa Musyawarah Rencana Pembangunan Kampung (Musrembangkamp) sejak tahun 2014. Namun usulan tersebut belum direspons. 

“Dalam beberapa Musrembangkam sudah kami usulkan kepada pemerintah daerah untuk membangun dermaga ini yang permanen, tetapi sampai saat ini tidak ditindaklanjuti,” katanya. 

Terpisah, Ketua Forum Kota (Forkot) Sentani, Deniks Felle mengatakan, pihaknya sering melakukan sosialisasi kepada warga di sekitar pesisir danau untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan penanganan banjir.

“Dengan itu diharapkan masyarakat memahami bahwa menjaga lingkungan sekitar kita itu sangat penting. Sehingga dampak sampah yang saat ini terapung di danau masih bisa digunakan sebagai sumber kehidupan masyarakat pesisir danau tetap terjaga selain keindahannya,” kata Deniks. (*) 

loading...

Sebelumnya

GKI Klasis Mamberamo Apawer gelar Sidang Klasis XII

Selanjutnya

Dosen Uncen sebut kawasan Kamwolker kritis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6233x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5819x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3995x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe