Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Socratez: Keselamatan ada di dalam gereja
  • Jumat, 30 Juni 2017 — 13:03
  • 2890x views

Socratez: Keselamatan ada di dalam gereja

“Demikian sejarah dan gereja itu harus dijaga baik. Salib yang dipikul itu dijaga baik dan salib yang dipikul orang tua kita dijaga baik,” katanya. 
Suasana ibadah dan pelantikan badan pengurus PGGP wilayah Jayapura di Gereja Baptis Menehe Komba, Sentani, Kamis (29/6/2017) – Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Timoteus Marten
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Keselamatan tidak ada di luar gereja. Keselamatan itu hanya ada di dalam gereja. Kalau (ada) di luar gereja itu banyak kepentingan politik, baku bunuh, baku hantam dan baku perang. Tetapi di dalam gereja tidak ada seperti itu

Hal tersebut dikatakan Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (PGGP), Socratez Sofyan Yoman saat melantik pengurus PGGP wilayah Jayapura periode 2017- 2021 di Gereja Baptis Menehe Komba, Sentani, Kamis (29/6/2017). 

Ia juga berpesan agar menjaga gereja yang lahir 28 Oktober 1956 dan secara secara resmi ada secara nasional pada 14 Desember 1966 di Maki ini. Pemuda Baptis juga harus militan dan menjaga nama baptisnya, seperti seorang ibu yang menjaga anaknya dengan baik. 

“Demikian sejarah dan gereja itu harus dijaga baik. Salib yang dipikul itu dijaga baik dan salib yang dipikul orang tua kita dijaga baik,” katanya. 

Misi utama gereja, sebutnya, yaitu pertumbuhan iman, apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini. 

Ia juga mengajak agar tidak mencontohi oknum-oknum politisi yang awalnya baik tapi membuat kekacauan ketika menjadi politisi. 

“Seharusnya mereka memproteksi, melindungi, membimbing dan pembina-pembina perlindungan, tapi mereka bikin kekacauan,” katanya. 

Pengurus gereja yang dlantik juga diajak untuk membina anak-anak melalui sekolah minggu, dan mempunyai program-program mendasar sebagaimana tema pelantikan “Kita Meminum Air dari Sumur Kita Sendiri”.

“Kita mandiri di dalam teologi, mandiri di dalam daya dan mandiri di dalam dana. Jadi, kita akan mandiri dari tiga prinsisp itu. Kami akan berdiri di atas iman kami di atas landasan Injil ada kekuatan Allah dengan di atas sejarah baptis dan di atas prinsip-prinsip baptis,” katanya. 

Ketua PGGP wilayah Jayapura terpilih, Anton Frisko Kogoya menyampaikan terima kasih kepada jemaat Baptis atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. 

“Saya tidak pikir saya akan jadi ketua. Saya hanya berpikir seperti wakil dan sekretaris. Tapi saya bersyukur karena rencana Tuhan itu lain. Untuk itu saya menyampaikan terima kasih banyak kepada semua jemaat Baptis wilayah Jayapura,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Dosen Uncen sebut kawasan Kamwolker kritis

Selanjutnya

Produk PNG di perbatasan Indonesia diminati pengunjung

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe