Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Gereja diresmikan, Jemaat Eklesia Basal, Korupun pesta rakyat
  • Jumat, 30 Juni 2017 — 13:16
  • 1813x views

Gereja diresmikan, Jemaat Eklesia Basal, Korupun pesta rakyat

Ketua panitia pembangunan dan peresmian gereja GIDI Jemaat Eklesia Basal, Yosia J. Busup, S.Sos, pada Jumat (30/6/2017), mengatakan wujud kegembiraan jemaat dan hampir seluruh masyarakat di Korupun adalah dengan melangsungkan pesta rakyat sebagai bentuk syukuran selama dua hari berturut-turut—mulai 18-19 Juni lalu.
Tampak depan bangunan Gereja GIDI Jemaat Eklesia Basal di Korupun. – Jubi/Dok. Yosua
Piter Lokon
piter@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Tetap No. 1 di Tanah Papua   

Yahukimo, Jubi – Masyarakat distrik Korupun, khususnya Jemaat Eklesia Basal, Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), di Kabupaten Yahukimo, kini bergembira setelah menantikan selama hampir empat tahun untuk berdirinya sebuah gereja permanen di pedalaman tersebut.  

Ketua panitia pembangunan dan peresmian gereja GIDI Jemaat Eklesia Basal, Yosia J. Busup, S.Sos, pada Jumat (30/6/2017), mengatakan wujud kegembiraan jemaat dan hampir seluruh masyarakat di Korupun adalah dengan melangsungkan pesta rakyat sebagai bentuk syukuran selama dua hari berturut-turut—mulai 18-19 Juni lalu.

“Kami bersyukur dan rayakan dengan pesta rakyat selama dua hari,” kata Yosia, “Hari pertama, bakar batu babi 150 ekor, hari kedua 50 ekor,” jelasnya kepada Jubi.

Ratusan ekor babi tersebut merupakan sumbangan sukarela dari beberapa pihak termasuk masyarakat. Babi bernilai tinggi bagi sebagian besar masyarakat pedalaman Papua dan acapkali digunakan sebagai persembahan dalam pesta.

Yosua menjelaskan, bangunan gereja yang terbuat dari setengah beton dan kayu tersebut berukuran 9x12 meter persegi. Meski kepanitiaannya dibentuk pada 2011, namun pegerjaannya baru dapat dilakukan per 2013, oleh tenaga yang terbatas.

“Tukangnya hanya satu orang dan dibantu enam orang dari anggota jemaat. Hanya mereka yang kerja,” ujarnya.

Pembangunan gereja yang menghabiskan dana lebih dari Rp1,1 miliar itu, awalnya dilakukan dengan peralatan sederhana seperti tas noken sebagai pengganti gerobak untuk membawa batu dari kali, hingga berdatangan peralatan dari kota.  

“Selain yang kerja sedikit, pekerjaan terkadang stop karena sakit, atau cuaca juga. Lalu peralatan dan transportasi yang sulit dari kota ke distrik. Hal seperti itu yang buat jadi lama,” jelas Yosua.  

Untuk diketahui, distrik Korupun berada di pedalaman kabupaten Yahukimo dan hanya bisa ditempuh dengan pesawat kecil, sejenis Pilatus Advent, dari kota Dekai dan Sentani.

“(Gereja) yang lama hanya dari kayu dan kecil, kadang jemaat lain duduk di luar. Tapi sakarang jemaat senang karena gereja permanen dan lebih luas jadi semua bisa masuk di gereja,” ucap Yosua.

Yosua, mewakili seluruh panitia dan jemaat, menyampaikan, “Terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan gereja ini, diantaranya Bupati Yahukimo, Ketua DPRD Yahukimo, Ketua PKK Yahukimo, Tony Uk, SH (anggota DPRD Dapil 4), Kepala Distrik Korupun, serta seluruh masyarakat.”

Toni Uk, Anggota DPRD dari Dapil 4, turut menyumbang sejumlah bahan pokok dan dua ekor babi. Wakil rakyat yang juga kader GIDI itu memaknai dalam sumbangan tersebut.

“Bantuan ini saya berikan sebagai persembahan dan perpuluhan, jangan dilihat nilainya,” ucapnya. “Saya sebagai anak gereja, kita berangkat dari gereja dan orang tua saya terima Injil di daerah ini (Korupun). Jadi, kita wajib mendukung pembangunan gereja dan jemaat, menjadi dewasa dalam keimanan,” ucap anggota komisi A tersebut.

Terpisah, Bupati Abock Busup, MA, menyatakan, sesuai visi dan misi, pemerintahannya akan selalu mendukung program-program keagamaan di wilayahnya, termasuk kegiatan gerejawi.

“Kepemimpinan kami mendukung program jemaat karena melalui itu jemaat bisa datang beribadah dan melayani Tuhan. Kami juga memimpin penuh pembangunan Gereja, ini susuai dengan visi dan misi kami,” kata Bupati.

Sementara itu, Ketua Wilayah GIDI Yahukimo Pdt. Menas D. Mirin, S.Th mengapresiasi seluruh jemaat yang turut ambil bagian dalam pembangunan tersebut, dan berpesan, “Terlebih penting adalah Jemaat bisa percaya Yesus dan menerima Dia secara pribadi lalu membangun bait Allah…karena membangun tubuh Kristus yang lebih penting,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Bupati Tolikara silaturahmi dengan umat muslim di Karubaga

Selanjutnya

Hingga batas pendaftaran, 16 calon kembalikan berkas ke PDIP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe