Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Sekolah dilarang pungut biaya pendaftaran siswa
  • Sabtu, 01 Juli 2017 — 16:52
  • 1952x views

Sekolah dilarang pungut biaya pendaftaran siswa

Ia mengatakan, pungutan boleh dilakukan jika ada kesepakatan orang tua dengan komite sekolah dan harus dilaporkan ke Dinas Pendidikan. 
Ilustrasi anak-anak sekolah di Papua - Jubi/Dok
Titus Ruban
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:43 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 13:02 WP
Features |
Rabu, 21 Februari 2018 | 12:40 WP

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Nabire, Jubi – Sekolah-sekolah dilarang memungut biaya penerimaan siswa baru dan biaya lainnya tanpa persetujuan orang tua murid dan komite sekolah.

Hal tersebut dikatakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Daniel Maipon kepada Jubi di Nabire, Jumat (30/6/2017).

Ia mengatakan, pungutan boleh dilakukan jika ada kesepakatan orangtua dengan komite sekolah dan harus dilaporkan ke Dinas Pendidikan. 

“Saya minta agar dalam pelaksanakan penerimaan siswa baru sekolah harus jujur dan tidak melakukan pungutan biaya sekecil apa pun kepada orangtua siswa. Bukan saja saat pendaftaran, melainkan untuk seterusnya,” katanya. 

Larangan tersebut berlaku untuk semua sekolah, dari SD hingga SMA/SMK sesuai Perpres Nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Pungutan Liar Khususnya di Lingkungan Pendidikan.

“Jadi, dari 58 poin yang ada, salah satunya adalah sekolah tidak diperbolehkan melakukan pungutan saat pendaftaran siswa baru,” katanya. 

Lanjut Daniel, ada aturan umum dalam penerimaan siswa baru oleh Dinas Pendidikan, tetapi aturan khusus akan diatur langsung oleh sekolah, seperti umur siswa atau nilai rata-rata demi menjaga mutu sekolah.

“Kami pihak pemerintah hanya mau memastikan bahwa semua siswa bisa terakomodir di tahun ajaran baru ini,” katanya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 9 Nabire, Yosep Ohoiwutun mengatakan, sejak berdiri beberapa tahun lalu sekolahnya tidak memungut biaya sebelum berkoordinasi dengan orangtua siswa. 

“Hal ini kami lakukan mengingat kebanyakan anak yang masuk ke sini berasal dari keluarga yang tingkat ekonominnya rendah,” kata Yosep. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati Isasias: Kakam harus dipilih lagi 

Selanjutnya

Kirim 3000 Alkitab bahasa Dani ke Mulia, MAF harap pesawat mereka diperbarui

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5999x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2945x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 2928x views
Otonomi |— Selasa, 13 Februari 2018 WP | 2590x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe