Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Puluhan rumah kos terbakar, seorang bocah ikut terbakar
  • Minggu, 02 Juli 2017 — 07:29
  • 1773x views

Puluhan rumah kos terbakar, seorang bocah ikut terbakar

“Memang saat ini, tempat kejadian perkara (TKP) telah diberikan police line, agar tak boleh ada masyarakat masuk, sebelum dilakukan olah TKP oleh tim,” ujarnya.
Korban kebakaran sedang ditampung di salah satu rumah warga di Jalan Ternate – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Kyoshi Rasiey
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua,

Merauke, Jubi - Puluhan rumah kos-kosan milik salah seorang warga di Jalan Ternate, Kelurahan Bambu Pemali terbakar. Barang maupun perabot rumah tangga milik penguin tak  berhasil diselamatkan, karena kobaran api menjalar dengan cepat.

Dari kebakaran  yang terjadi Rabu (23/6/2017) sekitar pukul 23.30 Wit itu, mengakibatkan salah seorang bocah yakni Chairil (7) tahun, tak berhasil diselamatkan orangtuanya, sehingga ikut terbakar dan meninggal.

Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahar Marpaung, Sabtu (2/7/2017) menjelaskan, pihaknya masih menunggu tim dari Pusat Laboratorium Forensik Makassar untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sekaligus dapat menyimpulkan penyebab kebakaran.

“Memang saat ini,  tempat kejadian perkara (TKP) telah diberikan police line, agar tak boleh ada masyarakat masuk, sebelum dilakukan olah TKP oleh tim,” ujarnya.

Kapolres membenarkan satu anak kecil meninggal dunia. Saat ini, anggota masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Tujuannya mengetahui  asal mula kebakaran itu.

“Ya, kebakaran akibat korsleting atau karena kompor meledak, masih dalam proses pendalaman penyidik. Sementara kerugian material diperkirakan sekitar Rp 800 juta,” katanya.

Hal serupa disampaikan Kasubag Humas Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Soeryadi.

“Nantinya tim dari Makasar melakukan penyelidikan sekaligus menyimpulkan hasilnya. Jadi, kita menunggu saja setelah mereka tiba  nanti,” tuturnya.

Soeryadi juga belum mengetahui penyebab kebakaran sesungguhnya. Tetapi anggota sudah di lapangan dan sedang melakukan pendalaman, termasuk memeriksa para saksi. (*)

loading...

Sebelumnya

Soal diare di Kimaam, DPRD Merauke akan temui bupati

Selanjutnya

Puluhan anak diare, Dinkes Merauke kirim tim ke Kimaam

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe