Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Hujan dan banjir mengganggu ekosistem danau Sentani 
  • Minggu, 02 Juli 2017 — 18:48
  • 1507x views

Hujan dan banjir mengganggu ekosistem danau Sentani 

“Jalan protokol sudah cukup baik bagi kami di Kabupaten Jayapura, hanya saja sistem drainase yang ada di samping atau tepian jalan protokol ini yang perlu ditata kembali. Apabila dalam kondisi hujan, tentu ada muatan air yang banyak di setiap pinggiran hingga badan jalan karena drainasenya yang kurang baik,” kata Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat ditemui di Sentani, Sabtu (1/7/2017).
Tumpukan sampah di dermaga Yahim yang sedang dibersihkan oleh masyarakat – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua 

Sentani, Jubi – Hujan dan banjir yang muaranya ke danau Sentani akan mengganggu ekosistem danau dan lingkungan sekitarnya. 

Hal ini disebabkan karena sistem drainase yang dibangun Provinsi Papua melalui jalur jalan protokol tidak ditata dengan baik.

“Jalan protokol sudah cukup baik bagi kami di Kabupaten Jayapura, hanya saja sistem drainase yang ada di samping atau tepian jalan protokol ini yang perlu ditata kembali. Apabila dalam kondisi hujan, tentu ada muatan air yang banyak di setiap pinggiran hingga badan jalan karena drainasenya yang kurang baik,” kata Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat ditemui di Sentani, Sabtu (1/7/2017).

Sampah yang menumpuk pada permukaan air di sekitar dermaga Yahim, Kelurahan Yahim, Jayapura, mencapai 6 ton beratnya. 

“Jelas sangat mengganggu seluruh ekosistem dan mencemari air di danau Sentani. Oleh sebab itu, kita berharap kepada pemerintah provinsi untuk memperhatikan hal ini dengan serius juga,” katanya. 

Yusak Pangkali, Kepala Kampung Yahim mengatakan, pihaknya telah membersihkan semua sampah yang menumpuk di dermaga Yahim. Proses pembersihan dilakukan selama dua hari. 

Pihaknya bahkan meminta pemerintah daerah agar membangun sarana transportasi danau yang permanen untuk memudahkan aktivitas warga 12 kampung di pesisir danau. (*)

loading...

Sebelumnya

Mathius Awoitauw: Porter bandara harus diperhatikan 

Selanjutnya

Sampah di dermaga Yahim dibersihkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe