Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Klemen Tinal: KONI sebagai wadah olahraga bukan politik
  • Senin, 03 Juli 2017 — 07:56
  • 1170x views

Klemen Tinal: KONI sebagai wadah olahraga bukan politik

"KONI tidak boleh dipakai untuk tujuan politik praktis jangka pendek, menengah. Kita harus profesional dan mengerti etika-etikanya, sehingga kami minta semua pihak memahami dan mendukung KONI," kata Klemen.
Ketua Harian KONI Papua Klemen Tinal ketika melantik pengurus KONI Jayawijaya periode 2016-2020 - Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Jean Bisay
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua,

Wamena, Jubi – Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal yang juga sebagai ketua harian KONI Papua, Jumat (30/6/2017) malam mengukuhkan dan melantik pengurus KONI Jayawijaya periode 2016-2020 di Baliem Pilamo Hotel Wamena.

Klemen Tinal dalam sambutanya menegaskan bahwa KONI merupakan wadah olahraga sehingga dirinya melarang pengurus Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jayawijaya, tidak memakai organisasi untuk tujuan politik praktis.

"KONI tidak boleh dipakai untuk tujuan politik praktis jangka pendek, menengah. Kita harus profesional dan mengerti etika-etikanya, sehingga kami minta semua pihak memahami dan mendukung KONI," kata Klemen.

Menurutnya, KONI adalah organisasi untuk prestasi olahraga sehingga pengurus yang baru dilantik harus lebih aktif dan lebih baik dibandingkan pengurus sebelumnya dalam mendorong kemajuan olaharga khususnya di Kabupaten Jayawijaya.

"Setiap saat kita harus lebih baik dari hari kemarin. Pengurus KONI Jayawijaya harus bisa bangun koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk kemajuan organisasi. Kalau kita lihat ada yang keliru, mari kita sampaikan. Komunikasi itu penting, kerja tim itu paling penting dalam olah raga. Tidak bisa satu orang menganggap paling tahu semua," ujarnya.

Ketua KONI Jayawijaya, Hamka Jaya memastikan akan terus melanjutkan program-program pengurus lama, terutama dalam mendorong kemajuan berbagai cabang olah raga di wilayah Jayawijaya.

"Untuk tahun ini memang kita fokuskan pada pelaksanaan Kejurda. Tetapi sebelum itu, dalam waktu dekat kita akan lakukan konsolidasi organisasi, sehingga arah dan tujuan KONI untuk periode ini, sehinggga bisa lebih jelas dan pasti," katanya.

Hamka mengatakan hingga kini ada 19 cabang olahraga yang masih aktif di Jayawijaya seperti atletik, biliar, tinju, silat, taekwondo, catur, futsal, sepak bola, sepeda dan IMI (balap motor).

Sebelum pelantikan, sempat terjadi penolakan dari seorang anggota DPRD Jayawijaya, Soleman Elosak yang menilai selama ini tidak ada keterbukaan selama kepengurusan KONI Jayawijaya.

“Kami ingin agar ada kejelasan penggunaan anggaran dan seluruh program yang dijalankan KONI selama ini baru lantik pengurus baru. DPRD akan panggil pengurus KONI Jayawijaya,” demikian tegas Soleman Elosak. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Persitoli hajar Persimi 6 gol tanpa balas

Selanjutnya

Level permainan terbaik Persipura tak kasat mata

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6110x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5712x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3798x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe