Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Level permainan terbaik Persipura tak kasat mata
  • Senin, 03 Juli 2017 — 08:06
  • 1618x views

Level permainan terbaik Persipura tak kasat mata

"Ketika Persipura mencapai level itu, tim lawan akan kesulitan menghentikan permainan Persipura. Level permainan itu hanya bisa dirasakan oleh mereka yang ada di dalam tim," kata Jack ketika berbincang-bincang dengan Jubi belum lama ini.
Para pemain Persipura saat latihan di Stadion Mandala Jayapura – Jubi/Jean Bisay
Arjuna Pademme
Editor : Jean Bisay
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi - Permainan Persipura, tim sepak bola dari negeri matahari terbit, Papua di lapangan hijau tak jarang mengundang decak kagum.

Pasukan Mutiara Hitam memang tak selalu tampil maksimal. Terkadang bermain jauh dari karakter yang sesungguhnya. Namun ketika Boaz Solossa dan kawan-kawan bermain konsisten dan menemukan karakter bermain mereka, tim lawan sulit menghentikan mereka.

Mantan bek Persipura, Jack Kamasan Komboy mengakui itu. Ia mengatakan level permainan terbaik Persipura tak kasat mata. Selain mereka yang berada di dalam tim, orang luar akan sulit merasakannya.

Terkadang orang menilai Persipura bermain baik, namun sebenarnya, permainan terbaik Mutiara Hitam belum mencapai level maksimal.

"Ketika Persipura mencapai level itu, tim lawan akan kesulitan menghentikan permainan Persipura. Level permainan itu hanya bisa dirasakan oleh mereka yang ada di dalam tim," kata Jack ketika berbincang-bincang dengan Jubi belum lama ini.

Ketika Boaz Solossa dan kawan-kawan berlari tanpa lelah menyisir setiap sudut lapangan, kaki-kaki kokoh anak-anak Mutiara Hitam menggiring bola melewati satu persatu pemain lawan.

Ibarat Cenderawasih, burung surga khas Papua yang menari-nari di dahan pohon, menandakan pasukan Merah Hitam sedang berada pada level permainan terbaik.

"Ketika pemain bermain lepas tanpa beban, seperti tidak sedang bertanding, selalu gembira menggiring bola melewati pemain lawan. Bermain cepat satu-dua sentuhan, yang merupakan ciri khas Persipura. Melepas umpan tanpa melihat posisi kawan, berarti itu sudah, dong (mereka) mencapai level permainan terbaik. Itu hanya bisa dirasakan yang berada di dalam tim," ujarnya.

Persipura menurut dia, akan mencapai level permainan terbaik ketika kodisi tim harmonis. Komunikasi pemain antara pemain, dan pemain dengan pelatih berjalan baik. Tidak ada gejolak di dalam tim dan pemain tidak terbebani.

"Dalam sepakbola, tidak hanya faktor teknis. Non teknis juga berperangaruh. Kalau tim tidak harmonis, pemain sulit bermain maksimal. Di Persipura, hubungan antar pemain tidak hanya sekedar rekan satu tim, tapi seperti keluarga. Baik itu pemain lama maupun yang baru bergabung," kata anggota DPR Papua itu.

Pemain lama selalu memberikan sambutan hangat kepada pemain yang baru bergabung. Hal inilah yang membuat pemain baru Persipura merasa nyaman. Dari sisi manajemen, pengurus Persipura selalu berupaya memenuhi hak pemain, selama pemain melaksanakan kewajibannya dan tidak bertingkah diluar batas. Kalaupun ada masalah di dalam tim, diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak sampai tercium publik.

Mantan pemain Persipura lainnya, Erol Iba mengatakan, Persipura adalah salah satu klub papan atas Indonesia. Setiap pemain Persipura dituntut profesional dan memiliki mental kuat. Mereka harus mampu menampilkan performa terbaiknya, mengingat kualitas semua pemain Mutiara Hitam tidak berbeda jauh.

"Nama besar seorang pemain bukan jaminan untuk bermain di Persipura. Yang dibutuhkan adalah performa konsisten dan sikap profesional. Kalau tidak mampu, pasti akan tersingkir," kata Erol. (*)

loading...

Sebelumnya

Klemen Tinal: KONI sebagai wadah olahraga bukan politik

Selanjutnya

Lewati ujian pertama, Wanderley bawa Persipura hajar Mitra Kukar 6-0

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe