TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jawa
  3. Basarnas telusuri sebab heli jatuh
  • Senin, 03 Juli 2017 — 10:32
  • 1125x views

Basarnas telusuri sebab heli jatuh

"Investigasi yang bergerak dari Basarnas, sedangkan untuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ada perintah selanjutnya,"
Bangkai helikopter milik Basarnas yang jatuh di Temanggung. Jubi/Basarnas Jateng
ANTARA
[email protected]
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Temanggung, Jubi - Tim Basarnas akan melakukan investigasi jatuhnya helikopter Basarnas Jawa Tengah di Desa Canggal, Candiroto, Kabupaten Temanggung.

Direktur Operasi dan Pelatihan Basarnas, Ahmad Ivan di Temanggung, mengatakan tim Basarnas dari Jakarta dijadwalkan akan melakukan investigasi untuk melihat dan mempelajari penyebab kecelakaan ini, begitu tiba di lokasi pada Senin (3/7/2017).

"Investigasi yang bergerak dari Basarnas, sedangkan untuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ada perintah selanjutnya," katanya.

Adapun untuk tindakan evakuasi bangkai pesawat, tutur Ivan, belum bisa dilakukan hari ini. Pihaknya akan berfokus pada investigasi terlebih dahulu .

"Setelah dilakukan investigasi, besok tim akan menurunkan pesawat dari lokasi lereng bukit," katanya.

Identifikasi terhadap korban yang menjadi awak helikopter jenis Dauphin milik Basarnas itu dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVi) Polda Jawa Tengah.

Sebeumnya, Heli berwarna orange tersebut disiagakan di pintu keluar tol Gringsing, Kabupaten Batang, selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1438 Hijriah.

Ia menyebutkan ada delapan orang dalam pesawat naas tersebut, yakni empat orang awak pesawat dari angkatan laut, yakni Kapten Laut (P) Haryanto, Kapten Laut (P) II Solihin, Serka MPU Hari Harsono, dan Peltu LPU Budi Santoso.

Kemudian empat orang dari Kantor SAR Semarang, yakni Muhammad Afandi, Nyoto Purwanto, Catur, dan Budi Resti.

Ia menuturkan, mereka sedang menjalankan melaksanakan tugas di Gringsing dan Brexit dalam rangka pemantauan maupun siaga arus balik.

"Berhubung mendengar ada informasi terjadi letupan di Kawah Sileri Dieng, kemudian melaksanakan pemantauan dan evakuasi, karena semula informasi ada puluhan korban di sana, maka kami wajib membantunya," katanya. (*)
 

loading...

#

Sebelumnya

PVMBG: radius bahaya kawah Sileri 100 meter

Selanjutnya

Polisi harus tegakkan aturan, ‘jangan ada dusta di antara kita’

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat