Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pengiriman kayu log keluar Papua harus tegas
  • Senin, 03 Juli 2017 — 13:38
  • 794x views

Pengiriman kayu log keluar Papua harus tegas

Peraturan Gubernur Papua dan Papua Barat tahun 2017 semua jenis kayu log (kayu bundar) yang ditebang oleh perusahaan HPH tidak lagi dikirim utuh keluar Papua secara umum. 
Ilustrasi kayu gelondongan - tempo.co
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Kaimana, Jubi – Perubahan peraturan Menteri Kehutanan tentang hasil kekayaan hutan berdampak pada sistem pengolahan hasil hutan kayu dan sejenisnya di tiap daerah. 

Peraturan Gubernur Papua dan Papua Barat tahun 2017 semua jenis kayu log (kayu bundar) yang ditebang oleh perusahaan HPH tidak lagi dikirim utuh keluar Papua secara umum. 

Ketua DPRD Kaimana, Frans Amerbey meminta agar peraturan dua gubernur ini harus dipertegas lagi.

Menurut dia meniadakan pengiriman kayu bundar keluar Papua dan Papua Barat tahun 2017 akan berdampak pada pembangunan.

“Ini kan aturan yang harus ditegakkan, dan sudah pasti konsideratnya mengacu kepada aturan yang lebih tinggi. Kalau sudah seperti itu harus kita lebih tegas lagi sistem pengawasannya, sehingga tidak terjadi pelanggaran,” katanya kepada Jubi di Kaimana, Sabtu (1/7/2017).

Ia mengatakan, kebijakan terhadap aturan tersebut sudah berlaku. Jika perusahaan HPH belum mendirikan industri, hal ini dinilainya hanya alasan pihak perusahaan.

“Bagi saya, kalau industri kayu dibangun di daerah itu dampaknya banyak, ada pengurangan tenaga kerja, jualan hasil pertanian masyarakat bisa terserap secara, kalau terserapkan ada peningkatan ekonomi yang baik pula. Jadi, aturan itu harus lebih tegas,” ujarnya. 

Terpisah, Koordinator Dinas Kehutanan (Dishut) Papua Barat untuk Kabupaten Kaimana, F.I. Lawalata mengatakan, pihaknya hanya sebagai ASN perwakilan daerah. Namun terkait kewenangan, administrasi dan perizinan diserahkan ke Dishut Papua Barat.

Warga Kaimana, yang juga salah seorang pemilik ulayat di Distrik Buruway, Sonny Tana berharap, semua HPH yang beroperasi di Tanah Papua mematuhi peraturan yang berlaku, dan dapat mendirikan industri untuk mengurangi pengangguran. (Jacob Owen)

Sebelumnya

Harga bawang dan rica di Pasar Pahara tetap mahal

Selanjutnya

Tiket pesawat penyumbang inflasi Papua Juni 2017

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe