Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. ASN diminta tidak "terkontaminasi" gejolak politik
  • Senin, 03 Juli 2017 — 19:06
  • 1408x views

ASN diminta tidak "terkontaminasi" gejolak politik

"Sebagai ASN jangan sampai terkontaminasi, dan jangan sampai ikut di dalam semua aktivitas politik. Kita harus bisa memberikan pemahaman terhadap seluruh masyarakat di sekitar kita tentang politik," kata Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen, di Jayapura, Senin (3/7/2017).
Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen saat menyalami para pimpinan SKDP/OPD usai melakukan apel pagi - Dok Jubi
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua
 
Jayapura, Jubi - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan provinsi Papua diminta untuk tidak "terkontaminasi" gejolak politik yang terjadi di beberapa kabupaten hingga provinsi.
 
"Sebagai ASN jangan sampai terkontaminasi, dan jangan sampai ikut di dalam semua aktivitas politik. Kita harus bisa memberikan pemahaman terhadap seluruh masyarakat di sekitar kita tentang politik," kata Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen, di Jayapura, Senin (3/7/2017).
 
Ia tekankan, Pilkada tahun ini sudah dilewati bersama walaupun masih banyak persoalan-persoalan yang dihadapi, karena atas kepentingan-kepentingan luar biasa yang turut menekan semua proses politik itu.
 
Ia memberikan contoh, gesekan horizontal yang terjadi di Kabupaten Puncak Jaya. Menurutnya, itu merupakan konsekuensi logis dari politik dan juga ada beberapa daerah lain seperti kabupaten Jayapura yang sampai hari ini belum pemungutan suara ulang (PSU).
 
Menanggapi itu, selaku pimpinan birokrasi dirinya mengimbau kepada ASN untuk tetap semangat dalam melaksanakan aktivitas, tugas dan tanggung jawab yang terstruktur dalam tugas pokok masing-masing.
 
Sementara itu, berdasarkan laporan Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebutkan, pada Senin (3/7/2017) di sepanjang pasar kota Nagalomuni, Kabupaten Puncak Jaya telah terjadi aksi saling serang antar warga dengan menggunakan panah.
 
Akibat dari kejadian tersebut sekitar 50 masyarakat non Papua, dan 100 masyarakat Dani mengungsi ke Mapolres Puncak Jaya untuk berlindung karena sebagian rumah masyarakat ludes terbakar.
 
Selain itu, sebanyak 21 unit kendaraan roda empat maupun alat berat juga telah diungsikan ke Malpores Puncak Jaya.
 
"Dari kejadian tersebut Tuikel Telenggen (12) warga Kampung Pagaleme mengalami luka panah pada bagian telapak kaki, dan sebanyak enam unit rumah ludes terbakar," kata Boy. (*) 

Sebelumnya

SKPD diminta laporkan nama pegawai yang tak hadir 

Selanjutnya

Pendamping Gerbangmas dilengkapi tablet

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe