Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. 90 persen siswa baru diterima sesuai zonasi
  • Selasa, 04 Juli 2017 — 08:14
  • 507x views

90 persen siswa baru diterima sesuai zonasi

“Itu sesuai dengan peraturan pemerintah 32 orang per lokal dikali 9 lokal yang akan kami terima,” katanya ketika menjelaskan kepada orang tua calon siswa di sekolah tersebut, Senin (3/7/2017).
Calon siswa SMPN 2 Sentani, Kabupaten Jayapura antre mengembalikan formulir pendaftaran - Jubi/ Yance Wenda
Yance Wenda
yan_yance@ymail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua,

Sentani,  Jubi - Panitia penerimaan siswa baru angkatan 2017/2018 di SMP Negeri 2 Sentani, Kabupaten Jayapura memberlakukan menerima siswa baru sesuai zonasi atau dekat sekolah untuk 90 persen siswa baru. Sedangkan sisanya, 10 persen untuk siswa baru di luar zonasi.
 
Anggota panitia penerimaan siswa baru SMP Negeri 2 Sentani, Klasina Yangrosrai menjelaskan, tahun ini sesuai kapasitas gedung akan menerima 288 siswa baru, yang dibagi 50 persen atau 144 orang Papua asli dan 50 persen atau 144 non Papua.
 
“Itu sesuai dengan peraturan pemerintah 32 orang per lokal dikali 9 lokal yang akan kami terima,” katanya ketika menjelaskan kepada orang tua calon siswa di sekolah tersebut, Senin (3/7/2017).
 
Meski begitu, panitia menyiapkan 400 formulir untuk pendaftar dan menyeleksi. Bagi yang tidak diterima memiliki kesempatan untuk mendaftar di sekolah lain. Di sekolah ini pendaftaran mulai dibuka Senin, 3 Juli 2017.
 
Syarat bagi siswa baru, selain tamat SD/ Madrasah Ibtidaiyah (MI), memiliki daftar nilai Ujian Akhir Sekolah, dan berusia maksimal 18 tahun, juga menunjukkan Kartu Keluarga dan sertifikat akademik serta sertifikat non akademik.
 
Para pendaftar akan dites pada 6 Juli dan pengumuman hasil 8 Juli. Sedangkan pendaftaran ulang bagi yang diterima 10-12 Juli dan masuk sekolah pertama 17 Juli. Tes 6 Juli dilakukan tertulis untuk mata pelajaran Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia.
 
Di tempat terpisah, Salim Yaru, seorang calon wali murid yang ditemui Jubi menanggapi tentang pemberlakuan rayonisasi. 
 
"Saya membawa anak saya mendaftar, namun karena beda wilayah (beda zonasi) terpaksa anak saya tidak diterima dengan alasan itu beda wilayah karena saya dari wilayah Dosay," kata Salim.(*)
Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

SMA PGRI dan SMAN 4 Jayapura terima ratusan siswa baru

Selanjutnya

Tidak wajib ijazah PAUD-TK masuk SD perlu penjelasan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe