Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Tidak wajib ijazah PAUD-TK masuk SD perlu penjelasan
  • Selasa, 04 Juli 2017 — 08:20
  • 653x views

Tidak wajib ijazah PAUD-TK masuk SD perlu penjelasan

"Memang betul ada peraturan seperti itu, namun ada baiknya penjelasan dalam Permendikbud tersebut harus lebih terperinci, mengapa? Karena pendidikan usia dini sangat penting untuk pengembangan karakter anak," katanya melalui telepon kepada Jubi, Senin (3/7/2017).
Ilustrasi siswa PAUD - Dok. Jubi
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi - Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus untuk Sekolah Dasar (SD) yang tidak mewajibkan calon siswa baru memiliki ijazah Pemdidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-kanak (TK),  menurut Kepala Bidang PAUDNI Kota Jayapura Cliford Korwa perlu ada penjelasan yang lebih spesifik.
 
"Memang betul ada peraturan seperti itu, namun ada baiknya penjelasan dalam Permendikbud tersebut harus lebih terperinci, mengapa? Karena pendidikan usia dini sangat penting untuk pengembangan karakter anak," katanya melalui telepon kepada Jubi, Senin (3/7/2017).
 
Dikatakan, memang anak usia 7 tahun diwajibkan masuk SD, namun ada baiknya anak tersebut juga telah memiliki ijazah TK. Sebab jenjang pendidikan usia dini akan memudahkan SD melanjutkan pembelajaran.
 
"Kita sedang berusaha agar anak usia 3 hingga 6 tahun harus mengikuti jenjang pendidikan usia dini, hal ini dilakukan agar tidak membuat repot jenjang pendidikan selanjutnya, jadi guru di SD tidak lagi mengajarkan hal-hal dasar, namun langsung melanjutkannya," ujarnya.
 
Ditempat terpisah, Ketua Panitia PPDB Kota Jayapura khusus Sekolah Dasar, Nurhadi mengatakan, sesuai dengan Permendikbud No 17 tahun 2017 menerangkan bahwa untuk bisa masuk sebagai peserta didik kelas 1 SD tidak dibenarkan diberlakukan tes baca, tulis, dan berhitung (calistung) serta tidak wajib memiliki ijazah TK/PAUD.
 
"Untuk anak yang sudah berusia 7 tahun otomatis harus diterima di sekolah dasar manapun, baik swasta maupun negeri, sedangkan anak yang usianya paling rendah 6 tahun bisa diterima dengan syarat pengecualian dimana anak tersebut memiliki kecerdasan istimewa atau kesiapan belajar yang direkomendasikan oleh psikolog profesional atau direkomendasikan oleh dewan guru sekolah," katanya.(*)

Sebelumnya

90 persen siswa baru diterima sesuai zonasi

Selanjutnya

HMPLJ lantik panitia penerimaan mahasiswa baru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe