Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Tidak wajib ijazah PAUD-TK masuk SD perlu penjelasan
  • Selasa, 04 Juli 2017 — 08:20
  • 1230x views

Tidak wajib ijazah PAUD-TK masuk SD perlu penjelasan

"Memang betul ada peraturan seperti itu, namun ada baiknya penjelasan dalam Permendikbud tersebut harus lebih terperinci, mengapa? Karena pendidikan usia dini sangat penting untuk pengembangan karakter anak," katanya melalui telepon kepada Jubi, Senin (3/7/2017).
Ilustrasi siswa PAUD - Dok. Jubi
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi - Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus untuk Sekolah Dasar (SD) yang tidak mewajibkan calon siswa baru memiliki ijazah Pemdidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-kanak (TK),  menurut Kepala Bidang PAUDNI Kota Jayapura Cliford Korwa perlu ada penjelasan yang lebih spesifik.
 
"Memang betul ada peraturan seperti itu, namun ada baiknya penjelasan dalam Permendikbud tersebut harus lebih terperinci, mengapa? Karena pendidikan usia dini sangat penting untuk pengembangan karakter anak," katanya melalui telepon kepada Jubi, Senin (3/7/2017).
 
Dikatakan, memang anak usia 7 tahun diwajibkan masuk SD, namun ada baiknya anak tersebut juga telah memiliki ijazah TK. Sebab jenjang pendidikan usia dini akan memudahkan SD melanjutkan pembelajaran.
 
"Kita sedang berusaha agar anak usia 3 hingga 6 tahun harus mengikuti jenjang pendidikan usia dini, hal ini dilakukan agar tidak membuat repot jenjang pendidikan selanjutnya, jadi guru di SD tidak lagi mengajarkan hal-hal dasar, namun langsung melanjutkannya," ujarnya.
 
Ditempat terpisah, Ketua Panitia PPDB Kota Jayapura khusus Sekolah Dasar, Nurhadi mengatakan, sesuai dengan Permendikbud No 17 tahun 2017 menerangkan bahwa untuk bisa masuk sebagai peserta didik kelas 1 SD tidak dibenarkan diberlakukan tes baca, tulis, dan berhitung (calistung) serta tidak wajib memiliki ijazah TK/PAUD.
 
"Untuk anak yang sudah berusia 7 tahun otomatis harus diterima di sekolah dasar manapun, baik swasta maupun negeri, sedangkan anak yang usianya paling rendah 6 tahun bisa diterima dengan syarat pengecualian dimana anak tersebut memiliki kecerdasan istimewa atau kesiapan belajar yang direkomendasikan oleh psikolog profesional atau direkomendasikan oleh dewan guru sekolah," katanya.(*)
loading...

Sebelumnya

90 persen siswa baru diterima sesuai zonasi

Selanjutnya

HMPLJ lantik panitia penerimaan mahasiswa baru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 11 Mei 2018 WP | 6363x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2461x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2330x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe