Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Tiket pesawat penyumbang inflasi Papua Juni 2017
  • Selasa, 04 Juli 2017 — 08:31
  • 499x views

Tiket pesawat penyumbang inflasi Papua Juni 2017

Jika dibandingkan tahun lalu, kata Sapary, inflasi Kota Jayapura kali jauh berbeda karena pemerintah daerah melalui TPID (Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah) sangat berperan aktif dan berhasil melakukan pengendalian harga barang.
Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Papua Simon Sapary bersama Kepala Bidang Statistik BPS Papua saat konperensi pers di kantornya, Senin (3/7/2017) – Jubi/ Sindung Sukoco
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi - Badan Pusat Statistik (BPS) Papua mencatat inflasi Kota Jayapura pada Juni 2017 sebesar 1,02 persen. Kepala BPS Papua Simon Sapary mengemukakan, tiket pesawat atau transportasi udara penyumbang kelompok pengeluaran angkutan, komunikasi, dan jasa keuangan inflasi terbesar 1,19 persen.
 
Jika dibandingkan tahun lalu, kata Sapary, inflasi Kota Jayapura kali jauh berbeda karena pemerintah daerah melalui TPID (Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah) sangat berperan aktif dan berhasil melakukan pengendalian harga barang. 
 
"Jika dibandingkan tahun lalu, tidak terlalu merisaukan masyarakat, di mana tahun 2016 tercatat 2-3 digit, meski meningkat akan tetapi ini sangat terkendali, angkutan udara penyumbang inflasi terbesar Juni, tak hanya di Merauke tapi di Jayapura,"  ujarnya saat konperensi pers di kantornya, Senin (3/7/2017). 
 
Menurut Sapary, angkutan udara perlu disepakati pada waktu yang akan datang sehingga tidak seperti itu lagi. 
 
Sementara Merauke, kata Sapary, adalah kota terendah inflasi secara Sulampua urutan pertama dan nasional urutan ke-79 dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 0,12 persen. 
 
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Papua, Joko Supratikto dalam siaran persnya mengemukakan, memasuki triwulan II 2017, tingkat harga diperkirakan masih relatif terkendali. 
 
“Hingga posisi Mei 2017, tingkat harga barang dan jasa di Papua terkoreksi dan tercatat mengalami deflasi sebesar -0,07% (mtm), selain itu, tren tekanan inflasi Papua selama puasa-lebaran dalam 7 tahun terakhir (2010-2016) justru cenderung mengalami penurunan, terutama setelah 2013,” katanya.
 
Dalam kurun waktu tersebut, rata-rata inflasi bulanan pada puasa-lebaran di Papua berada pada kisaran 0,8 persen (mtm). Kondisi tersebut juga diperkuat hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang menyebutkan ekspektasi atau persepsi masyarakat di Papua terhadap tekanan harga cenderung stabil, terutama sejak 2015 hingga saat ini. (*)

Sebelumnya

Pengiriman kayu log keluar Papua harus tegas

Selanjutnya

BI: Kas Titipan Serui berplafon Rp100 miliar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe