Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Dugaan pelemparan masjid, dua pihak sepakat berdamai
  • Selasa, 04 Juli 2017 — 08:48
  • 971x views

Dugaan pelemparan masjid, dua pihak sepakat berdamai

Kedua belah pihak—perwakilan asrama Kurulu dan perwakilan Masjid Fajrul kini sepakat berdamai, Senin (3/7/2017), di ruang Binmas Polsek Abepura.
Penghuni asrama Kurulu, Kotaraja, Abepura saat mendengarkan arahan usai kesepakatan damai di Polsek Abepura – Jubi/Agus Pabika
Agus Pabika
Editor : Timoteus Marten
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua,

Jayapura, Jubi – Dugaan pengancaman dan perampasan motor Mio Sprty PA 4447 R milik Arman Soleman oleh pelaku berinisial OW dan kawan-kawannya hingga pelemparan masjid Fajrul Islam Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, Minggu (2/7/2017), sekitar pukul 4 dinihari sudah diselesaikan.

Ketika itu OW dan LA yang dipengaruhi minuman beralkohol terlibat adu mulut dengan warga sekitar kompleks SMKN 3 Jayapura hingga perkelahian dan perampasan motor di sekitar pangkalan ojek Masjid Fajrul Islam. Petugas pengamanan (satpam) masjid berupaya mengamankan situasi. Namun salah satu pelaku memukul satpam hingga berujung saling lempar dan mengenai masjid

Kedua belah pihak—perwakilan asrama Kurulu dan perwakilan Masjid Fajrul kini sepakat berdamai, Senin (3/7/2017), di ruang Binmas Polsek Abepura.

Penasihat asrama Kurulu, Yance Wilil, yang mewakili pelaku dan anak-anak asrama Kurulu menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Selaku senior kami meminta maaf sebesar-besarnya atas kelalaian adik-adik kami, yang melakukan tindakan kriminal karena dipengaruhi alkohol, dan mereka juga baru turun dari kampung. Kami berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” kata Yance.

Sementara pelaku perampasan motor, lanjutnya, menjadi kewenangan kepolisian untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Di tempat yang sama, perwakilan Masjid Fajrul Islam Kotaraja, Ismet Hj. Dahlan menerima permintaan maaf dari pihak asrama Kurulu. Ia berharap kejadian ini tidak terulang lagi di kemudian hari.

“Mari kita jaga kamtibmas bersama di lingkungan kita dan saling bertoleransi satu sama lain, dan harapan kami masalah ini tidak membias keluar karena sudah di selesaikan,” katanya.

Kapolsek Abepura AKBP Rudoluf Yabansabra yang memediasi kedua belah pihak meminta agar menjaga kamtibmas sesuai komitmen bersama.

Surat pernyataan bersama yang dibuat di atas meterai 6000 dihadiri kedua belah pihak saksi dan mengetahui Kepala Kelurahan Vim Imanuel Renyaan dan Ketua RT 04/RW 05 Kelurahan Vim, Agustinus Raprap dan mediator AKBP Rudoluf Yabansabra. (*)

loading...

Sebelumnya

Pimpinan OPD diminta berkreasi dan inovasi

Selanjutnya

Warga takut singgahi dermaga Kalkhote

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe