Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. DPRD Merauke didesak kembalikan 24 mobil
  • Selasa, 04 Juli 2017 — 08:51
  • 591x views

DPRD Merauke didesak kembalikan 24 mobil

Penegasan itu disampaikan seorang tokoh masyarakat Marind, Harry Ndiken saat ditemui Jubi Senin (3/7/2017). Dikatakan, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2004 tentang protokoler dan keuangan, dijelaskan,  hanya pimpinan DPRD yang boleh mendapatkan fasilitas kendaraan.
Mobil anggota DPRD yang diparkir beberapa waktu lalu di belakang kantor dewan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Merauke, Jubi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke didesak untuk mengembalikan 24 mobil yang telah diterima beberapa waktu lalu. Karena tak ada satupun aturan mengisyaratkan anggota dewan mendapatkan bantuan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Penegasan itu disampaikan seorang tokoh masyarakat Marind, Harry Ndiken saat ditemui Jubi Senin (3/7/2017). Dikatakan, dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2004 tentang protokoler dan keuangan, dijelaskan,  hanya pimpinan DPRD yang boleh mendapatkan fasilitas kendaraan.

Dalam pasal 17 ayat 1 PP dimaksud, jelas Harry, pimpinan dewan disediakan masing-masing satu rumah  jabatan serta satu unit kendaraan dinas. “Jadi, tak ada satu pasal menyebutkan semua anggota DPRD mendapatkan mobil dinas. Olehnya, mobil jenis avansa yang telah diterima 24 anggota dewan dari total  30 anggota DPRD Merauke, sebaiknya dikembalikan kepada pemerintah,” pintanya.

Jika sampai mobil yang telah diterima tak dikembalikan, para legislator itu dinilai tak punya rasa malu lagi. “Terus terang, saya sangat kecewa begitu mengetahui ada 24 anggota dewan mendapatkan mobil baru dari pemerintah,” katanya.

Selama ini, lanjut dia, apakah dewan  tidak pernah melihat akan berbagai permasalahan di Kabupaten Merauke, termasuk ekonomi masyarakat yang terseok-seok?  Tentu sebagai wakil rakyat, mengetahui dan menolak adanya pemberian mobil itu.

“Harusnya dewan kritis dan tak sibuk mendapatkan mobil hanya untuk memperkaya diri sendiri,” pintanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Merauke, H Marotus Solikah beberapa waktu lalu di kediamannya mengatakan, pembelian mobil telah dianggarkan dalam APBD setempat senilai Rp3 miliar.

“Memang awalnya delapan unit dan terakhir 16 unit mobil jenis avanza yang dibagikan kepada anggota dewan. Namun, itu juga masih kurang,” tuturnya. (*) 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pembangunan gereja Katolik di SP-7 dilanjutkan

Selanjutnya

Pintu pagar SMPN I Merauke dibuka tanpa sepengetahuan pemilik hak ulayat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe