Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Pascabanjir, air bersih jadi kebutuhan mendesak warga
  • Selasa, 04 Juli 2017 — 13:39
  • 1091x views

Pascabanjir, air bersih jadi kebutuhan mendesak warga

“Banjir sudah surut kemarin. Hanya yang kini menjadi masalah yaitu kebutuhan air bersih dan bahan makanan untuk dua hingga tiga hari ke depan. Serta mesin alkon untuk pembersihan sumur warga di Wanggar Pantai,” kata Kepala BPBD Nabire, Blasius Nuhuyanan usai mengunjungi korban banjir , Senin (3/7/2017).
Kepala BPBD Nabire Blasius Nuhuyanan (baju hijau) dan beberapa stafnya saat meninjau lokasi banjir di Kampung Wiraska Nabire – Jubi/Dok BPBD Nabire
Titus Ruban
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Nabire, Jubi – Pascabanjir yang melanda Kampung Wiraska Distrik Wanggar, Nabire pada Sabtu (1/7/2017) lalu, warga korban banjir sangat membutuhkan air bersih.

“Banjir sudah surut kemarin. Hanya yang kini menjadi masalah yaitu kebutuhan air bersih dan bahan makanan untuk dua hingga tiga hari ke depan. Serta mesin alkon untuk pembersihan sumur warga di Wanggar Pantai,” kata Kepala BPBD Nabire, Blasius Nuhuyanan usai mengunjungi korban banjir , Senin (3/7/2017).

Menurutnya, BPBD sudah mendata jumlah warga dan sedang menyiapkan laporan tertulis kepada Bupati Nabire untuk ditindaklanjuti.

Dikatakan Nuhuyanan, banjir yang menggenangi beberapa warga di kampung Wiraska pada Sabtu pagi kemarin mengakibatkan warga harus kehilangan sejumlah barang-barang, ternak serta bahan makanan seperti beras yang ikut terendam.

“Kami sudah data jumlah warga, dan setelah menemui pimpinan daerah nanti akan kami turun ke lapangan lagi untuk memberikan bantuan. Wargapun sudah mendapatkan sedikit bantuan dari Kapolsek Nabire Barat,” jelasnya.

Seorang warga Tobias saat dihubungi Jubi lewat Ponsel mengatakan dirinya dan 67 kepala keluarga lainnya kini sangat membutuhkan air bersih secepatnya, sebab sumur mereka belum bisa digunakan.

“Kami butuh alkon untuk sedot dan bersihkan sumur agar bisa digunakan,” tuturnya.

Banjir yang diakibatkan meluap dari Sungai Wanggar Sabtu lalu mengakibatkan 37 unit rumah dan satu  gedung gereja terendam banjir. (*)
 

loading...

Sebelumnya

OPD diingatkan evaluasi kinerja

Selanjutnya

Bupati Nabire: ASN bolos kantor, ULP akan dipotong sebulan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6233x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5818x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3995x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe