Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Diduga ada aktor intelektual di balik bentrok Nduga
  • Selasa, 04 Juli 2017 — 13:25
  • 788x views

Diduga ada aktor intelektual di balik bentrok Nduga

Anggota Komisi I DPR Papua bidang hukum dan HAM itu mengatakan, aparat kepolisian harus mengusut dan mencari tahu siapa di balik bentrok antar warga itu. Jika ada aktor di baliknya, harus ditangkap dan diproses hukum.
Ilustrasi - Dok. Jubi 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Dominggus Mampioper

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Jayapura, Jubi - Legislator Papua dari daerah pemilihan Nduga, Lanny Jaya dan Jayawijaya, Emus Gwijangge menduga ada aktor intelektual di balik bentrok antar warga di Kabupaten Nduga, Papua selama beberapa hari pada pekan lalu.

Anggota Komisi I DPR Papua bidang hukum dan HAM itu mengatakan, aparat kepolisian harus mengusut dan mencari tahu siapa di balik bentrok antar warga itu. Jika ada aktor di baliknya, harus ditangkap dan diproses hukum.

"Pelaku dan aktor intelektualnya harus diungkap, ditangkap, dan diproses hukum. Saya menduga ada aktor di balik itu, tapi entah siapa dan apa tujuannya. Tapi yang jelas ini sudah mengganggu keamanan di daerah dan membuat masyarakat tidak tenang," katanya via teleponnya, Senin (3/7/2017).

Menurutnya, pertikaian antar warga harus diakhiri dan dicarikan solusi agar tidak berkepanjangan. Jangan sampai akan merembet ke wilayah lain di Papua.

"Kasus ini diduga karena dendam. Sebelumnya ada kasus pembunuhan di Timika, namun masalah itu dibawa ke Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga," ujarnya.

Ia menyatakan mendukung upaya kepolisian dan pihak terkait lain mencari solusi dan meredam bentrok antar warga di wilayah itu. Namun ia mengingatkan aparat keamanan bekerja profesional dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Ini harus diakhiri. Jangan sampai ada korban lagi. Bupati Nduga dan para pemangku kepentingan harus serius menyelesaikan masalah ini," katanya. 

Pekan lalu, terjadi bentrok antar warga di Kenyam, ibu Kota Kabupaten Nduga yang menyebabkan beberapa warga terluka. 

Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) AM. Kamal mengatakan, aparat keamanan dan mengumpulkan tokoh agama, pemkab untuk melakukan pendekatan keagamaan pada kedua kubu. 

"Situasi sampai saat ini kondusif. Ini lanjutan masalah sebelumnya, kasus pembunuhan. Tapi kini sudah kondusif," katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Rusuh Pilkada Puncak Jaya, Forkompimda ke Mulia hari ini

Selanjutnya

Pascarusuh pendukung calon, forkopimda akan ke Puja

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe