TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Jatah beras guru dimasukkan dalam daftar gaji
  • Selasa, 04 Juli 2017 — 18:14
  • 1336x views

Jatah beras guru dimasukkan dalam daftar gaji

“Proses ini berjalan sudah lama dan tidak ada titik temu dengan para guru yang menerima jatah beras. Memang ada guru-guru yang mengeluh kepada kami soal ini. Oleh sebab itu, kita mengambil langkah untuk jatah beras langsung dimasukkan dalam daftar gaji setiap guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam di Sentani, Selasa (4/7/2017).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam (kanan) dan Ketua DPRD Jayapura Edison Awoitauw saat berdiskusi terkait persoalan jatah beras  - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal berita No. 1 di Tanah Papua

Sentani, Jubi – Jatah beras yang semula diterima para guru melalui Dinas Pendidikan kini dimasukkan ke dalam daftar gaji.

Hal ini dilakukan karena ada oknum guru yang selama ini mengambil jatah beras terlebih dahulu hingga yang datang kemudian tak mendapatkan jatahnya. Lebih parah lagi setelah mendapat jatah beras, bulan berikutnya mereka malah mendapatkan jatah lagi.

“Proses ini berjalan sudah lama dan tidak ada titik temu dengan para guru yang menerima jatah beras. Memang ada guru-guru yang mengeluh kepada kami soal ini. Oleh sebab itu, kita mengambil langkah untuk jatah beras langsung dimasukkan dalam daftar gaji setiap guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam di Sentani, Selasa (4/7/2017).

Menurutnya memasukkan beras dalam daftar gaji atau beras yang diuangkan justru lebih efisien.

“Kalau langsung digabungkan dalam gaji, maka persoalan urus jatah beras tidak akan begitu rumit. Masing-masing guru tetap bekerja tanpa harus meninggalkan tempat tugasnya hanya untuk mengurus jatah beras,” katanya. 

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw mengatakan, pihaknya telah menerima keluhan dari para guru terkait jatah beras. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan harus lebih jeli melihat persoalan yang terjadi.

“Kami sudah langsung memanggil pihak terkait untuk membicarakan hal ini, dan Kepala Dinas berjanji akan menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi pihaknya,” katanya.

Menurut Edison, hak guru-guru harus diberikan langsung karena mereka sudah mengabdi dan berupaya meningkatkan pendidikan di daerah tersebut. Guru-guru juga diimbau agar berkoordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan untuk mencari solusi terbaik. (*)

loading...

Sebelumnya

Kakanwil Kemenkumham Papua sidak di sejumlah tempat

Selanjutnya

KPU Papua didesak segera tetapkan jadwal PSU

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4869x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4293x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4162x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3490x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2945x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe