Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Kasus pembakaran rumah di Yokiwa diangkat lagi
  • Rabu, 05 Juli 2017 — 09:08
  • 993x views

Kasus pembakaran rumah di Yokiwa diangkat lagi

“Kasus ini sudah berjalan dua tahun tanpa kejelasan hukum yang pasti kepada para pelaku. Melihat kondisi kasus ini kami sangat menyayangkan apabila tidak ada jalan keluar yang terbaik,” kata Asisten Direktur PAK HAM Tanah Papua, Decy Vielent Riwu ketika ditemui di Sentani, Selasa (4/7/2017).
Puing bangunan rumah yang dibakar pada November 2015 – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani, Jubi – Kasus pembakaran enam rumah warga Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, 2 November 2015 kembali diangkat Perhimpunan Advokasi Kebijakan Hak Asasi Manusia (PAK HAM) Tanah Papua. Hingga kini penyelesaian kasusnya belum jelas. 

“Kasus ini sudah berjalan dua tahun tanpa kejelasan hukum yang pasti kepada para pelaku. Melihat kondisi kasus ini kami sangat menyayangkan apabila tidak ada jalan keluar yang terbaik,” kata Asisten Direktur PAK HAM Tanah Papua, Decy Vielent Riwu ketika ditemui di Sentani, Selasa (4/7/2017).

Ia mengatakan, para korban kini tidak bisa kembali lagi ke kampung halamannya, sebab rumah mereka sudah dibakar.

Saat menyambangi Polres Jayapura, Selasa siang, untuk memastikan kejelasan kasus tersebut, ia mengaku menemukan hal-hal aneh. Penahanan terhadap pelaku yang terdiri dari delapan orang malah ditangguhkan. 

“Ini sesuatu yang sangat luar biasa, bahwa pelaku kejahatan dibiarkan bebas tanpa melalui proses hukum yang berlaku. Lalu bagaimana dengan nasib para korban yang sudah dua tahun ini tidak kembali ke kampung mereka untuk kembali membangun rumah mereka yang dibakar?” katanya.

Dihubungi terpisah, Rudi Awoitauw, salah satu korban, ketika dihubungi per seluler mengatakan, ia dan lima keluarga korban lainnya mendapat ancaman ketika hendak kembali ke kampung halaman mereka. Padahal mereka ingin membersihkan puing-puing rumah yang dibakar.

“Hingga saat ini saya dan keluarga belum mendapat rumah (tempat tinggal). Untuk sementara kami menginap di rumah keluarga di luar kampung kami,” kata Rudi. (*)

loading...

Sebelumnya

Warga takut singgahi dermaga Kalkhote

Selanjutnya

Festival Teluk Humbold akan jadi pasar pariwisata

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe